CEO Maspion Group Minta Pemerintah Tak Lagi Berlakukan PSBB

Senin, 10 Agustus 2020 - 20:22 WIB
loading...
CEO Maspion Group Minta...
Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran (dua dari kanan) saat menerima bantuan 100.000 masker dari Alim Markus (tiga dari kanan) yang mewakili Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya di Gedung Tribrata, Mapolda Jatim. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A A A
SURABAYA - CEO Maspion Group Alim Markus berharap agar pemerintah tidak memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ). Sebab kebijakan tersebut mengakibatkan pelemahan ekonomi .

Menurut Alim Markus, sejumlah sektor usaha terdampak akibat COVID-19. Terutama transportasi, pariwisata, dan hotel. Untuk memulihkan ekonomi, kata dia, ruang sosial-ekonomi harus dibuka lagi, tentu dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

"Sekarang ini agak lumayan karena tidak ada PSBB. Jadi, kalau mau pemulihan, harusnya jangan ada PSBB,” kata Alim usai menyerahkan bantuan 100.000 masker ke Mapolda Jatim, Senin (10/8/2020).(Baca juga: ALMI bagikan dividen Rp15,4 M )

Dia mengakui, Indonesia kini dalam ancama resesi ekonomi. Itu juga ancaman bagi pengusaha. Kendati begitu, dia mengaku optimistis Indonesia akan mampu melewati itu dan ekonomi pulih kembali. "Kuncinya itu tadi, PSBB dilonggarkan. Pelonggaran PSBB harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hal itu diperlukan agar COVID-19 juga bisa ditekan. Sehingga kondisi diharapkan bisa kembali normal," kata dia. (Baca juga: Ini 31 Kantor Pelanggar PSBB di Jakarta )

Di sisi lain, Alim Markus memastikan, selama pandemi COVID-19, Maspion Group tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan mau pun karyawan yang dirumahkan. Bahkan, Tunjungan Hari Raya (THR) juga diberikan tepat waktu. "Sejak pandemi hingga sekarang, tak ada satu pun karyawan yang di-PHK mau pun dirumahkan. Lantas apa kiatnya? Saya sendiri juga masih kerja. Itu office juga buka terus. Memang harus rajin, tekun," kata Alim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved