Seluruh Fraksi DPRD Pangandaran Tanggapi Penjelasan KUPA dan PPAS

Minggu, 09 Agustus 2020 - 20:27 WIB
loading...
A A A
Pada rancangan KUA PPAS baik pendapatan daerah, pembiayaan daerah, maupun belanja daerah setelah perubahan mengalami kenaikan. "Kenaikan tersebut tentu tidak dapat dihindari yakni akibat prioritas belanja jejaring pengaman sosial pada masa pandemi Covid-19," tambahnya.

Fraksi PDI Perjuangan memahami benar situasi dan kondisi anggaran yang dimiliki Pemerintah Daerah Pangandaran. "Tidak mudah untuk memulihkan kondisi ekonomi dimasa pandemi Covid-19, namun kita harus optimis dan menyadari pentingnya kerjasama sinergis dan dukungan semua pihak," terangnya.

Fraksi PDI Perjuangan menilai bahwa kebijakan Pemerintah Daerah yang diambil untuk meningkatkan pendapatan daerah tahun 2020 sudah tepat yakni dengan mengoptimalisasi sektor penerimaan daerah. "Kami sependapat bahwa rasionalisasi belanja daerah dan pergeseran belanja berdasarkan skala prioritas merupakan salah satu opsi kebijakan untuk mengatasi permasalahan tersebut," papar Rara.

Sementara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Encep Najmudin dalam pandagan umum menyampaikan terkait Rancangan Perubahan KUA PPAS Perubahan tahun anggaran 2020 agar memperhatikan jadwal tahapan sesuai dengan ketentuan Undang Undang. "Kami harap pelaksanaan kegiatan fisik yang dilaksanakan oleh pihak ketiga supaya tepat waktu dalam pengerjaannya," kata Encep.

Sedangkan Fraksi Persatuan Pembangunan Asikin menyampaikan, perubahan KUA dan PPAS memungkinkan dilakukan jika terjadi perkembangan yang tidak sesuai asumsi ekonomi makro dan asumsi pendapatan daerah. Perkembangan yang tidak sesuai tersebut dapat menyebabkan defisit atau surplus anggaran perlu dilakukan pengurangan dan pergeseran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis kegiatan dan belanja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Daerah Pangandaran...
Pemerintah Daerah Pangandaran Gagas Strategi Pemulihan Ekonomi Dampak Covid-19
Peraturan Daerah Kawasan...
Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok di Pangandaran Disahkan
Panitia Khusus V DPRD...
Panitia Khusus V DPRD Laporkan Pembahasan Raperda Pembentukan OPD Pangandaran
Ketua DPRD Pangandaran...
Ketua DPRD Pangandaran Imbau Masyarakat Bijak Sikapi Hasil Pilkada 2020
Ketua DPRD Pangandaran...
Ketua DPRD Pangandaran Berharap Santri Masa Kini jadi Penerus Ulama
Penetapan Perda Pertanggungjawaban...
Penetapan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Anggaran 2019
Rekomendasi
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved