Mahfud MD: Jadi Sarjana Itu Harus Memiliki Moral dan Watak yang Seimbang dengan Otak
Minggu, 17 Desember 2023 - 13:38 WIB
loading...
Menkopolhukam Mahfud MD saat menyampaikan orasi ilmiah di hadapan wisudawan-wisudawati Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, Minggu (17/12/2023). Foto/MPI
A
A
A
PADANG - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD saat menyampaikan orasi ilmiah di hadapan wisudawan-wisudawati Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, Minggu (17/12/2023).
Disampaikan bahwa sarjana itu belum tentu intelektual. Sarjana itu hanya pedoman teknis keahlian. Sarjana belum tentu intelektual, sebab intelektual itu adalah moral dan watak.
Baca juga: Cawapres Mahfud MD Orasi Ilmiah di Universitas Negeri Padang, Ini Isinya
“Para sarjana ini kerap kali dipakai untuk memperkaya dirinya, keahliannya seperti saya itu banyak masuk penjara, kenapa? Karena keahlianya dia memperjualkan belikan pasal, hukum, sehingga bisa masuk penjara,” ujar Mahfud MD yang menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) berpasangan dengan Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo.
Mahfud menjelaskan, menjadi sarjana ini akan turun ke laboratorium sesungguhnya yaitu laboratorium masyarakat. Jika sebelumnya laboratorium di kampus, bahasa, fisika, kimia, kalau ada yang salah itu bisa diperbaiki kembali, tinggal memanggil dosen untuk memperbaikinya.
“Tapi kalau di laboratorium masyarakat, begitu salah itu akan sulit diperbaiki, hati-hatilah kalau melangkah,” ujarnya.
Disampaikan bahwa sarjana itu belum tentu intelektual. Sarjana itu hanya pedoman teknis keahlian. Sarjana belum tentu intelektual, sebab intelektual itu adalah moral dan watak.
Baca juga: Cawapres Mahfud MD Orasi Ilmiah di Universitas Negeri Padang, Ini Isinya
“Para sarjana ini kerap kali dipakai untuk memperkaya dirinya, keahliannya seperti saya itu banyak masuk penjara, kenapa? Karena keahlianya dia memperjualkan belikan pasal, hukum, sehingga bisa masuk penjara,” ujar Mahfud MD yang menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) berpasangan dengan Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo.
Mahfud menjelaskan, menjadi sarjana ini akan turun ke laboratorium sesungguhnya yaitu laboratorium masyarakat. Jika sebelumnya laboratorium di kampus, bahasa, fisika, kimia, kalau ada yang salah itu bisa diperbaiki kembali, tinggal memanggil dosen untuk memperbaikinya.
“Tapi kalau di laboratorium masyarakat, begitu salah itu akan sulit diperbaiki, hati-hatilah kalau melangkah,” ujarnya.
Lihat Juga :