Rumah Sehat Jakabaring Segera Tutup, Setop Terima Pasien 10 Agustus
Minggu, 09 Agustus 2020 - 14:55 WIB
loading...
Tower wisma atlet di Jakabaring yang dijadikan rumah sehat tempat isolasi Corona tidak lagi menerima pasien mulai 10 Agustus.Foto SINDOnews
A
A
A
PALEMBANG - Kasus terkonfirmasi COVID-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) terus bertambah seakan tiada henti. Setelah bertambah 52 pada update Sabtu (8/8), jumlah kasus di provinsi ini menjadi 3.675. Kasus tertinggi masih di Palembang dengan 2.393 positif dan terendah tetap di Empat Lawang dan OKU Selatan masing-masing empat kasus dengan tiga meninggal dunia.
Adapun Palembang dengan daerah tertinggi, dari 2.393 positif, 1.375 diantaranya telah terbebas atau sembuh dari COVID-19 dan 116 meninggal dunia. Namun begitu, Pemprov Sumsel melalui surat edaran gubernur nomor 044/SE/Dinkes/2020, yang menghentikan operasional rumah sehat COVID-19 di wisma Atlet Jakabaring pada 31 Agustus mendatang. (Baca: Perkembangan Corona Sumsel Terkini: Positif 1.158 dan Sembuh 391)
Serta tidak lagi menerima pasien mulai tanggal 10 Agustus 2020, besok. "Ini (tindaklanjut) sesuai Permenkes, bahwa PDP ringan cukup isolasi mandiri di rumah. Kalau sudah berat baru di rumah sakit. Saat ini menyelesaikan perawatan yang ada (sampai 31 Agustus)," ujar Gubernur Sumsel Herman Deru .
Menanggapi itu, kabupaten dan kota harus dapat memaksimalkan peran pengawasan isolasi mandiri di rumah dan mengoptimalkan rumah sakit di wilayah masing-masing. Seperti Kota Palembang akan mengoptimalkan fungsi sejumlah rumah sakit yang sebelumnya ditunjuk sebagai RS penanganan COVID-19, sebagai lokasi isolasi bagi pasien suspect, probable, ataupun positif.
"Pasien dengan gejala yang telah menjalani swab isolasinya akan dialihkan ke rumah sakit. Di Palembang sendiri ada 16 rumah sakit yang ditunjuk dan siap, meski kebanyakan masih mengirim sampel ke BBLK Palembang ," ujar Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Palembang Yudhi Setiawan, Minggu (9/8/2020).
Adapun Palembang dengan daerah tertinggi, dari 2.393 positif, 1.375 diantaranya telah terbebas atau sembuh dari COVID-19 dan 116 meninggal dunia. Namun begitu, Pemprov Sumsel melalui surat edaran gubernur nomor 044/SE/Dinkes/2020, yang menghentikan operasional rumah sehat COVID-19 di wisma Atlet Jakabaring pada 31 Agustus mendatang. (Baca: Perkembangan Corona Sumsel Terkini: Positif 1.158 dan Sembuh 391)
Serta tidak lagi menerima pasien mulai tanggal 10 Agustus 2020, besok. "Ini (tindaklanjut) sesuai Permenkes, bahwa PDP ringan cukup isolasi mandiri di rumah. Kalau sudah berat baru di rumah sakit. Saat ini menyelesaikan perawatan yang ada (sampai 31 Agustus)," ujar Gubernur Sumsel Herman Deru .
Menanggapi itu, kabupaten dan kota harus dapat memaksimalkan peran pengawasan isolasi mandiri di rumah dan mengoptimalkan rumah sakit di wilayah masing-masing. Seperti Kota Palembang akan mengoptimalkan fungsi sejumlah rumah sakit yang sebelumnya ditunjuk sebagai RS penanganan COVID-19, sebagai lokasi isolasi bagi pasien suspect, probable, ataupun positif.
"Pasien dengan gejala yang telah menjalani swab isolasinya akan dialihkan ke rumah sakit. Di Palembang sendiri ada 16 rumah sakit yang ditunjuk dan siap, meski kebanyakan masih mengirim sampel ke BBLK Palembang ," ujar Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Palembang Yudhi Setiawan, Minggu (9/8/2020).
Lihat Juga :