Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Harus Disetujui Orang Tua Siswa

Minggu, 09 Agustus 2020 - 08:53 WIB
loading...
Pembelajaran Tatap Muka...
Beberapa siswa antre untuk mengambil kartu perdana Simpati yang berisi kuota data internet di Sekolah Dasar Negeri kompleks Sambung Jawa, Makassar, beberapa waktu lalu. Foto: SINDOnews/Ilustrasi/Muchtamir Zaide
A A A
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menegaskan, pengaktifan kembali pembelajaran tatap muka di sekolah yang berada di zona hijau dan kuning tidak bisa langsung dilakukan. Sedikitnya, ada 4 hal yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

4 hal tersebut adalah persetujuan yang harus dikantongi pihak sekolah dari berbagai pihak. Pertama, persetujuan dari pemerintah setempat atau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kedua, persetujuan kepala sekolah setelah sekolah dapat memenuhi protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Pemerintah Membolehkan Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning

Ketiga, adanya persetujuan wakil dari orang tua dan wali siswa yang tergabung dalam komite sekolah meskipun kemudian sekolah sudah melakukan pembelajaran tatap muka. Terakhir, adanya persetujuan dari orang tua siswa.

"Jika orang tua tidak setuju maka peserta didik tetap belajar dari rumah dan tidak dapat dipaksa," ungkap Nadiem, Sabtu kemarin di Jakarta, seperti dikutip dari laman penanganan COVID-19 pusat.

Nantinya, penerapan pembelajaran tatap muka akan dilakukan secara bertahap. Sementara jumlah peserta didiknya disyaratkan sebanyak 30-50% dari standar peserta didik per kelas. Untuk SD, SMP, SMA dan SMK dengan standar awal 28-36 peserta didik per kelas, kedepan diisi oleh 18 peserta didik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Jam 5 Pagi,...
Sekolah Jam 5 Pagi, Banyak Siswa di Kupang Datang Terlambat
Surabaya Buka PTM 100...
Surabaya Buka PTM 100 persen, Siswa Wajib Kantongi Izin Orangtua
Tips Mendampingi Tumbuh...
Tips Mendampingi Tumbuh Kembang Anak Selama Pembelajaran Daring
Gegara Orang Tua Siswa...
Gegara Orang Tua Siswa Positif COVID-19, PTM di SMAN 1 Lembang Dihentikan
Pelajar dan Guru Positif...
Pelajar dan Guru Positif Covid-19, Lima Sekolah di Bandung Ditutup 15 Hari
Penuhi Syarat, Kobar...
Penuhi Syarat, Kobar Bisa Mulai Terapkan Sekolah Tatap Muka 100 Persen
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Sosiolog Unair Sebut...
Sosiolog Unair Sebut Sekolah Masuk Jam 5 Pagi di NTT Timbulkan Kekerasan Simbolik
Dokter Sarankan Anak...
Dokter Sarankan Anak Belajar di Kelas dengan Jendela Terbuka, Cegah Penularan Covid-19 Selama PTM
Rekomendasi
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Berita Terkini
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved