6 Dusun di Asahan Diterjang Banjir, Air Meluap hingga Setinggi 1 Meter
Selasa, 21 November 2023 - 14:30 WIB
loading...
Banjir menggenangi ratusan rumah warga yang ada di enam dusun Desa Piasa Ulu, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Foto/iNews TV/Ulil Amri
A
A
A
ASAHAN - Banjir menerjang enam dusun di Desa Piasa Ulu, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Akibatnya, ratusan rumah warga terendam luapan banjir, hingga ketinggian mencapai satu meter.
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Kepulauan Anambas, 500 Warga Mengungsi
Selain permukiman warga, banjir juga menggenangi sejumlah fasilitas publik dan perkantoran, termasuk sekolah. Akibatnya, para pelajar terpaksa diliburkan sampai batas waktu yang belum ditentukan, menunggu kondisi banjir surut.
Arus banjir di sejumlah titik sangat deras, hingga membuat warga yang hendak menyeberang nyaris terseret. Banjir tersebut, juga mengganggu aktivitas warga di enam dusun, karena air banjir mengalir deras di jalan utama desa.
Baca juga: Mabuk Miras Naik 1 Motor, 3 Pria dan Wanita Muda Tewas Terjun ke Jurang di Lampung Selatan
Kepala Desa Piasa ulu, Imam Agustinus mengatakan, banjir merendam seluruh akses jalan desa yang membuat aktivitas warga terganggu. "Banjir mulai terjadi sejak subuh, hingga pukul 08.00 WIB. Hingga kini air banjir belum surut," ujarnya.
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Kepulauan Anambas, 500 Warga Mengungsi
Selain permukiman warga, banjir juga menggenangi sejumlah fasilitas publik dan perkantoran, termasuk sekolah. Akibatnya, para pelajar terpaksa diliburkan sampai batas waktu yang belum ditentukan, menunggu kondisi banjir surut.
Arus banjir di sejumlah titik sangat deras, hingga membuat warga yang hendak menyeberang nyaris terseret. Banjir tersebut, juga mengganggu aktivitas warga di enam dusun, karena air banjir mengalir deras di jalan utama desa.
Baca juga: Mabuk Miras Naik 1 Motor, 3 Pria dan Wanita Muda Tewas Terjun ke Jurang di Lampung Selatan
Kepala Desa Piasa ulu, Imam Agustinus mengatakan, banjir merendam seluruh akses jalan desa yang membuat aktivitas warga terganggu. "Banjir mulai terjadi sejak subuh, hingga pukul 08.00 WIB. Hingga kini air banjir belum surut," ujarnya.
Lihat Juga :