Pemkab Banyuasin Cari Investor untuk Pengelolaan Sabut Kelapa
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 03:45 WIB
loading...
A
A
A
"Masyarakat kita selama ini cuma jual dalam bentuk bahan mentah (hanya jual buah kelapa), sabut kelapa sisa dijual itu cuma terbuang percuma. Ke depan akan kita kelola sehingga menjadikan bahan yang bernilai ekspor," katanya.
Ardiansyah mengungkapkan, peluang untuk mengelola dan menjadikan sabut kelapa bernilai ekspor sangat besar, mengingat bahan bakunya sangat banyak tersedia di Kabupaten Banyuasin.
"Ini bisa menjadi sumber PAD baru dan bisa menyerap tenaga kerja bagi masyarakat Banyuasin. Mohon doanya, insyaallah kerja sama ini bisa berjalan sesuai rencana," harapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin Aidil Fitri mengatakan, luas perkebunan kelapa rakyat di Banyuasin 48.053 hektare (ha), dengan produksi sebanyak 46.496 ton per tahun, dan dimiliki oleh 33.779 kepala keluarga.
Jumlah produksi tersebut masih bisa ditingkatkan, mengingat dari 48.053 ha luas perkebunan kelapa, seluas 2.813 ha tanaman akan mulai menghasilkan atau belum menghasilkan.
Ardiansyah mengungkapkan, peluang untuk mengelola dan menjadikan sabut kelapa bernilai ekspor sangat besar, mengingat bahan bakunya sangat banyak tersedia di Kabupaten Banyuasin.
"Ini bisa menjadi sumber PAD baru dan bisa menyerap tenaga kerja bagi masyarakat Banyuasin. Mohon doanya, insyaallah kerja sama ini bisa berjalan sesuai rencana," harapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin Aidil Fitri mengatakan, luas perkebunan kelapa rakyat di Banyuasin 48.053 hektare (ha), dengan produksi sebanyak 46.496 ton per tahun, dan dimiliki oleh 33.779 kepala keluarga.
Jumlah produksi tersebut masih bisa ditingkatkan, mengingat dari 48.053 ha luas perkebunan kelapa, seluas 2.813 ha tanaman akan mulai menghasilkan atau belum menghasilkan.
Lihat Juga :