alexa snippet

Pulang Hantarkan Calon Istri, Polisi Tembak Kepala Sendiri

Pulang Hantarkan Calon Istri, Polisi Tembak Kepala Sendiri
Bripda AF, anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Sungai Lilin ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tembak di kepala. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
PALEMBANG - Bripda AF, anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Sungai Lilin ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tembak di kepala.

Diduga korban bunuh diri dengan cara menembak kepala sendiri. Luka tembak menembus ke kanan kepala dan memecahkan kaca mobil bagian kiri. Senjata api jenis pistol masih terlihat menempel digenggaman tangan kanannya.

Bripda AF ditemukan di dalam mobil Mobilio hitam, Senin (09/10/2017) sekitar pukul 02.00 Wib, di Dusun VI, Desa Tri Tunggal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Musi Banyuasin.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, sehari sebelumnya Minggu (08/10/2017) sekitar pukul 20.00 WIB, korban bersama calon istrinya RS (25), warga Tungkal Ilir, Musi Banyuasin.

Korban berangkat dari Palembang menuju Sungai Lilin menggunakan kendaraan Mobilio Warna Hitam miliknya. Kemudian pukul 23.00 WIB korban berhenti di rumahnya di Lilin Asri,  Kelurahan Sungai Lilin Jaya.

Tidak berselang lama sekitar pukul 23.30 WIB korban mengantar calon istri ke rumahnya di Desa Rawa Bening lalu Bripda AF berpamitan ke Sungai Lilin.

Selanjutnya sekitar pukul 02.00 WIB  warga Dusun VI Rawa Bening, Desa Tri Tunggal yang sedang jaga malam mendengar bunyi letusan senjata api sebanyak 1 kali, namun belum diketahui asal suara letusan.

Kemudian sekitar pukul 07.00 WIB, calon istrinya, RS mengetahui bahwa korban masih berada di dekat rumahnya kurang lebih berjarak 30 M dan mobil dalam keadaan hidup namun terkunci dari dalam serta kaca sebelah kiri pecah.

Saat ditemukan Bripda AF sudah meninggal dunia dengan luka tembak di kepala sebelah kanan yang tembus ke kepala sebelah kiri dengan posisi tangan kanan memegang Senpi.

Atas kejadian tersebut jajaran Polsek Sungai Lilin, sekitar pukul 07.30 WIB mendatangi dan mengamankan Tempat kejadian Perkara (TKP), melakukan identifikasi dan mengumpulkan saksi-saksi.

Jenazah Bripda AF dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk kepentingan outopsi. "Saat ini Polres Muba masih melakukan penyelidikan  untuk mengatahui motif Bripda AF sampai nekat bunuh diri," kata Kasat Reskrim Polres Muba AKP Kemas Muhamad Syawaludin Arifin, melalui Kasat Intekam.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top