Polisi Ungkap Pelajar di Palembang Gelar Tawuran Maut, Kapolrestabes: Alasannya Gabut!
Selasa, 17 Oktober 2023 - 11:17 WIB
loading...
Polrestabes Palembang mengamkan 17 pelajar yang kerap menggelar aksi tawuran dengan membawa senjata tajam raksasa. Foto/MPI/Dede Febriansyah
A
A
A
PALEMBANG - Polrestabes Palembang menangkap 17 pelajar diduga pelaku tawuran yang memakan satu korban jiwa ditangkap. Sejumlah senjata tajam yang digunakan saat tawuran juga diamankan.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihartono mengatakan, bahwa belasan pelajar yang ditangkap tersebut terlibat tawuran yang terjadi akhir pekan lalu.
”Tawuran ini melibatkan dua kelompok pelajar yakni kelompok Warung Bude dan Pondok Bawah. Mereka saling tantang duel melalui media sosial Instagram,” kata Harryo Sugihartono, Selasa (17/10/2023).
Baca Juga: Gerebek Sarang Narkoba di Palembang, 6,5 Kg Sabu Diamankan
Harryo menjelaskan, dari 17 pelaku tawuran yang ditangkap dan merupakan pelajar tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan lima orang diataranya telah ditetapkan sebagai tersangka hingga menewaskan satu orang.
Kelima orang ditetapkan tersangka memiliki peran berbeda, yakni GAL (16) dan MIW (17) menganiaya korban Kusoi hingga meninggal dunia, AR (14) menyiapkan senjata untuk MIW, FF (14) membonceng MIW ke TKP dan Firmansyah (16) tertangkap tangan membawa sajam.
Sedangkan 12 pelaku lainnya dijadikan saksi dan akan mendapatkan pembinaan di panti sosial Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI). ”Motifnya kalau kata orang sekarang karena gabut, kemudian iseng dan saling ejek untuk tawuran sebagai bagian kesenangan mereka,” ujarnya.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihartono mengatakan, bahwa belasan pelajar yang ditangkap tersebut terlibat tawuran yang terjadi akhir pekan lalu.
”Tawuran ini melibatkan dua kelompok pelajar yakni kelompok Warung Bude dan Pondok Bawah. Mereka saling tantang duel melalui media sosial Instagram,” kata Harryo Sugihartono, Selasa (17/10/2023).
Baca Juga: Gerebek Sarang Narkoba di Palembang, 6,5 Kg Sabu Diamankan
Harryo menjelaskan, dari 17 pelaku tawuran yang ditangkap dan merupakan pelajar tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan lima orang diataranya telah ditetapkan sebagai tersangka hingga menewaskan satu orang.
Kelima orang ditetapkan tersangka memiliki peran berbeda, yakni GAL (16) dan MIW (17) menganiaya korban Kusoi hingga meninggal dunia, AR (14) menyiapkan senjata untuk MIW, FF (14) membonceng MIW ke TKP dan Firmansyah (16) tertangkap tangan membawa sajam.
Sedangkan 12 pelaku lainnya dijadikan saksi dan akan mendapatkan pembinaan di panti sosial Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI). ”Motifnya kalau kata orang sekarang karena gabut, kemudian iseng dan saling ejek untuk tawuran sebagai bagian kesenangan mereka,” ujarnya.
Lihat Juga :