Polres Sleman Bekuk Kompolotan Spesialis Pembobol ATM

Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:09 WIB
loading...
Polres Sleman Bekuk...
Petugas menunjukkan enam tersangka pencuri spesialis pembobol ATM toko modern di Mapolres Sleman, Selasa (4/8/2020). Foto/SINDOnews/Priyo Setyawan
A A A
SLEMAN - Polres Sleman, mengamankan enam tersangka komplotan spesialis pembobol ATM di toko modern. Masing-masing, AA (43), AW (19), DIS (26), dan MAR (29) warga Palembang, AS (43) warga Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) dan WD (44) warga Gedongtengen, Yogyakarta. Mereka ditangkap di hari yang sama, Minggu (5/7/2020) namun tempat dan waktu berbeda.

(Baca juga: 11 Agustus Mulai Penyuntikan Calon Vaksin COVID-19 Asal China )

AS ditangkap saat melakukan aksi pembobolan ATM di toko modern Gamping, Sleman , pada pukul 04.00 WIB pagi sedangkan lima temannya di Magelang, 12 jam setelah penangkapan AS. Keenamnya sekarang di tahan di Mapolres Sleman.

Petugas juga mengamankan satu unit mobil AB 1101 PS, satu perangkat alat las, kunci inggris, tali tambang, tabung gas 3 kg, serta dua obeng dan linggis yang digunakan untuk membobol ATM serta 4 bungkus rokok sebagai barang bukti (BB).

Kanit Reskrim Polres Sleman , AKP Deni Irwansyah mengatakan terungkapnya kasus ini, setelah ada warga di sekitar toko modern Gamping, Minggu (5/7/2020) pukul 03.30 WIB mendengar suara berisik di toko tersebut. Kemudian keluar dan meluhat ada mobil dan lima orang di depan toko itu.

Mengetahui ada orang yang melihat, lima orang tersebut langsung lari masuk mobil sambil mengancam warga itu dengan senjata tajam. Curiga ada sesuatu warga itu selanjutnya memanggil tetangganya dan melapor ke anggota Polsek Gamping yang ada di sekitar lokasi dan meneruskan ke Polres Sleman .

(Baca juga: 3 Wanita Cantik Bawa Sabu 500 Gram Dalam Permen Cokelat )

Petugas langsung menuju ke lokasi dan mendapati ada orang di dalam toko modern tersebut sedang melakukan pembongkaran ATM. Petugas langsung mengamankan orang itu dan membawanya ke Mapolres Sleman . Petugas juga melakukan pengejaran lima lainnya.

"Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) berhasil mengindentifikasikan keberadaan pelaku di Magelang dan bekerjasama dengan Polres Magelang berhasil menagkap di daerah Borobudur dan membawanya ke Mapolres Sleman ," kata Deni saat ungkap kasus di Mapolres Sleman , Selasa (4/8/2020).

Deni menjelaskan enam orang itu dalam melakukan aksinya memiliki peran yang berbeda. Ada yang melakukan pembobolan ATM, ada yang melakukan pemetaan lokasi dan mengamati situasi keadaan saat beraksi.

Jadi sebelumnya mereka terlebih dahulu memetakan dimana letak ATM dan CCTV serta ada yang menunggu atau tidak di toko tersebut. Setelah semua data lengkap pada dini hari melakukan pembobolan.

"Saat masuk toko modern, dengan membobol atap toko modern, kemudian satu orang masuk untuk menguras ATM dengan cara mengelas mesinnya. Untuk lima orang lainnya menunggu di luar mengawasi situasi. Untuk membobol ATM ini hanya butuh waktu satu jam," terangnya.

Para tersangka dalam kasus ini dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (Baca juga: Mobil Pemadam Rusak, 2 Rumah Warga di Muna Ludes Dilalap Api )

Satu tersangka AS kepada petugas mengaku baru pertama kali melakukan pembobolan ATM toko modern di Yogya. Awalnya ke Yogya untuk mencari kerja tidak untuk membobol ATM, sudah di Yogyakarta selama tiga bulan.

Para pelaku belajar melakukan pembobolan ATM dengan mengelas dari Youtube. "Saya belajar otodidak, untuk memenuhi kebutuhan hidup," kata AS yang bekerja sebagai penderas karet itu.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Bareskrim Ungkap Modus...
Bareskrim Ungkap Modus Phishing Tools yang Bikin Kerugian Global Rp350 Miliar
Bareskrim Polri Sita...
Bareskrim Polri Sita 23 Ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal di Pontianak
Rekomendasi
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Spanyol Melaju ke Perempat...
Spanyol Melaju ke Perempat Final Usai Bekuk Kroasia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved