Wanita Muda Tewas Dianiaya usai Dugem, Polisi: Pacar Korban Sudah Kami Mintai Keterangan

Jum'at, 06 Oktober 2023 - 10:44 WIB
loading...
Wanita Muda Tewas Dianiaya...
Polrestabes Surabaya mendalami kasus dugaan penganiayaan terhadap Andini (29), wanita muda yang tewas usai dugem di kawasan Surabaya barat. Foto/iNews TV/Hari Tambayong
A A A
SURABAYA - Polrestabes Surabaya masih mendalami kasus dugaan penganiayaan terhadap Andini (29), wanita muda yang tewas usai dugem di kawasan Surabaya barat, Rabu (4/10/2023) lalu. Polisi telah meminta keterangan pacar korban.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Teguh Setiawan mengatakan, hingga kini pihaknya belum mengantongi bukti yang mengarah pada penganiayaan yang menyebabkan Andini tewas.

Baca juga: Sadis! Wanita Muda di Surabaya Tewas Dianiaya usai Dugem, Pelaku Diduga Anak Anggota DPR

Padahal, sudah 15 orang saksi yang dimintai keterangan. Polisi juga sudah mengambil rekaman closed circuit television (CCTV) di 5 lokasi berbeda.



"Pacar korban sudah kami mintai keterangan. Dan tidak ada saksi yang melihat langsung korban meninggal akibat dianiaya atau tidak," katanya, Jumat (6/10/2023).

Teguh menambahkan, pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi dari tim dokter. Ada sejumlah organ korban yang diperiksa.

Ini dilakukan untuk mengetahui apakah memang ada tindak pidana penganiayan atau tidak. Sehingga, Andini meninggal dunia. Pihaknya sejauh ini masih menunggu hasil autopsi.

Baca juga: Mabuk Usai Asyik Dugem di Tempat Karaoke, 2 Wanita Seksi Tewas Tabrak Truk Boks

Di tubuh korban ditemukan lecet-lecet di tangannya. "Belum ada yang ditetapkan tersangka," imbuhnya.

Dia menjelaskan, pihaknya masih memeriksa para saksi secara intensif. Para saksi ini adalah orang-orang yang ada di tempat kejadian.

Dari keterangan saksi, korban sempat meminum minuman keras. Tidak menutup kemungkinan, kata dia, saksi-saksi tersebut statusnya naik menjadi tersangka.

"Nanti bisa dari alat bukti (pembuktian penganiayaan). Namun, kita masih menunggu hasil autopsi dan hasil penyidikan,” tandas Teguh.

Sebelumnya, kuasa hukum korban, Dimas Yemahura menuturkan korban diajak terduga pelaku berinisial R untuk karaoke di Blackhole KTV.

Pada pukul 12.00 WIB malam, pria berinisial R yang diduga anak pejabat publik (anggota DPR) itu melakukan penganiayaan kepada Andini dengan cara ditendang dan dipukuli.

"Saksinya ada. Ada teman-teman yang di room. Penganiayaannya dari mulai di room itu mas sudah ditendang dipukul," kata Dimas saat diwawancarai wartawan di kamar jenazah RSUD dr. Soetomo.

Setelah dipukuli, saat itu terduga pelaku R membawa Andini keluar room. Mereka berdua lantas bersitegang di sepanjang lobby Blackhole KTV dan menuju parkiran. Di parkiran inilah diduga penganiayaan kepada Andini semakin menjadi.

"Jadi sempat terseret. Dan di tangan kanannya ada bekas ban mobil. Diduga dilindas tangan kanannya itu," beber Dimas.

Setelah melakukan penganiayaan, Andini terkapar. Entah sudah meninggal atau belum, tubuh Andini lantas digendong oleh R dan dimasukkan ke bagasi mobil. Mobil pun menuju apartemen.

Saat itu sejumlah security apartemen melihat bahwa Andini dikeluarkan dari bagasi mobil dan dibopong oleh R.

"Kemungkinan meninggal saat di mobil menuju ke apartemen," tegas Dimas.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Falah Desak Bandar...
Gus Falah Desak Bandar Judi Berkedok Game Center Ditindak Maksimal Sesuai KUHP Baru
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kawendra Salurkan 88...
Kawendra Salurkan 88 Sapi Kurban di Jember Lumajang dan Daerah Lainnya
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Rekomendasi
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gaya Hidup Sehat Masyarakat...
Gaya Hidup Sehat Masyarakat Urban: Intip Keseruan Summer Wellness Club 2026 di Kuningan City Mall
Berita Terkini
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Infografis
Muammar Gaddafi Panggil...
Muammar Gaddafi Panggil 200 Wanita Muda Italia, Diajak Masuk Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved