Kronologi Murid SD di Buton Dipaksa Minum Air Kencing 4 Kakak Kelas hingga Trauma

Senin, 02 Oktober 2023 - 22:06 WIB
loading...
Kronologi Murid SD di...
Aksi kekerasan dan bullying dialami PR (6), murid kelas 1 SD Negeri di Buton, Sultra. Dia dipaksa minum air kencing oleh empat orang kakak kelasnya. Foto/iNews TV/Andhy Eba
A A A
BUTON - Aksi kekerasan dan perundungan atau bullying dialami PR (6), murid kelas 1 SD Negeri di Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dia dipaksa minum air kencing oleh empat orang kakak kelasnya hingga trauma.

Mirisnya, korban diancam akan dipukuli jika tidak menuruti keinginan para pelaku.

Baca juga: Keterlaluan! Pelajar Kelas 1 SD di Buton Dipaksa Minum Air Kencing 4 Kakak Kelas

Fransiska, ibu korban yang terima dengan perundungan yang menimpa anaknya kemudian mendatangi kantor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Buton untuk melaporkan kasus yang menimpa anaknya, PR.



Fransiska menuturkan, peristiwa perundungan ini terjadi pada hari Rabu 27 Oktober 2023 lalu. Saat kejadian, korban tengah bermain bersama teman sebayanya tak jauh dari rumah mereka.

"Tiba-tiba empat bocah yang lebih tua menghampiri korban sambil meminum es yang dibungkus plastik. Setelah minumannya habis, kemudian dua pelaku lainnya mengisi kantung bekas es dengan air kencing mereka," ujar Fransiska menceritakan kejadian yang dialami anaknya.

Para pelaku kemudian memaksa korban untuk meminum air kencing dari kantung plastik tersebut. Awalnya korban menolak.

Baca juga: Pemicu Tawuran Manggarai, Lempar Petasan sampai Lempar Air Kencing

Namun salah satu pelaku mengancam akan memukuli korban jika korban tidak menuruti kemauan para pelaku.

Korban yang tidak berdaya menghadapi para pelaku yang jauh di atas usianya terpaksa meminum air kencing tersebut.

Sejak aksi perundungan yang menimpa, korban enggan untuk ke sekolah. Selain mengalami trauma, korban juga takut akan mengalami perundungan kembali di sekolahnya.

Kepala UPTD PPA Kabupaten Buton, Suriati mengatakan, proses mediasi kasus ini terkendala akibat ulah orang tua salah satu pelaku yang mengklaim anaknya tidak bersalah.

Sementara orang tua dari tiga pelaku lainnya sudah mengakui kesalahan anaknya dan meminta maaf kepada keluarga korban.

Kasus ini belum dilaporkan ke pihak Kepolisian karena rencananya besok akan di mediasi di kantor desa setempat.

"Namun UPTD PPA Kabupaten Buton akan melakukan pendampingan untuk pemulihan korban dari traumanya akibat pengaruh perundungan tersebut," ujarnya.

UPTD PPA juga akan melakukan pendampingan kepada para pelaku yang masih di bawah umur.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
Bro Ron Rangkul Pemukulnya:...
Bro Ron Rangkul Pemukulnya: Ada Miskomunikasi
Kasus Kekerasan Anak...
Kasus Kekerasan Anak di Yogya, Menteri PPPA Beberkan 44% Daycare Belum Punya Izin
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Sekolah Yehonala Peringati...
Sekolah Yehonala Peringati Hari Anti Bullying Sedunia 2026 dengan Edukasi dan Komitmen Bersama
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved