Jangan Panik! Cadangan Beras Bulog di Natuna 485 Ton, Cukup untuk 6 Bulan

Selasa, 26 September 2023 - 16:21 WIB
loading...
Jangan Panik! Cadangan...
Cadangan beras Bulog di Kabupaten Natuna, mencapai sebanyak 485 ton. Jumlah tersebut mencukupi untuk kebutuhan masyarakat dalam enam bulan ke depan. Foto/iNews TV/Alfie Al Rasyid
A A A
NATUNA - Kondisi cuaca yang dipengaruhi El Nino, dikhawatirkan akan berdampak terhadap produksi pertanian yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Apalagi saat ini harga beras mengalami lonjakan, dan membuat warga mulai was-was.

Baca juga: Harga Beras Mahal, Ratusan Emak-emak di Madina Rela Antre di Kantor Pos

Untuk warga di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), Perum Bulog mengimbau warga tidak panik dengan persediaan beras. Pasalnya, Bulog masih memiliki cadangan beras di gudang sebanyak 485 ton, dan jumlag tersebut mencukupi untuk enam bulan ke depan.



Cadangan beras milik Perum Bulog tersebut, berada di Gudang Ranai sebanyak 350 ton, dan di Gudang Sedanau sebanyak 135 ton. Kepala Kantor Cabang Bulog Kabupaten Natuna, Ryanel Ismansyah memastikan persediaan beras di kedua gudang tersebut aman dan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Baca juga: Langit Manado Bergemuruh, F-16 TNI AU dan F-35 RAAF Bergabung Serang Pertahanan Lawan

"Saat ini beras di Gudang Ranai ada 350 ton, dan di Gudang Sedanau ada 135 ton. Kalau dilihat dari jumlah penduduk, bisa mencukupi kebutuhan masyarakat sekitar enam bulan ke depan," ujar Ryanel, Selasa (26/09/2023).

Ryanel mengungkapkan, Perum Bulog di Kabupaten Natuna, juga akan mendapatkan tambahan beras pada November mendatang. Tambahan beras di Gudang Ranai mencapai sebanyak 500 ton, dan di Gudang Sedanau juga mendapatkan tambahan beras 500 ton.

"Tambahan beras itu datang dari Jakarta. Meski nanti musim angin utara, tidak ada masalah, karena beras tersebut akan dikirim menggunakan kapal besar," ungkapnya. Dia juga menjelaskan, ada kenaikan harga beras Bulog karena dipengaruhi kenaikan harga beras komersil.

Baca juga: Misteri Pernikahan Politik Raden Wijaya dengan 4 Putri Cantik Raja Singasari

Untuk Harga Eceran Tertinggi (HET), Bulog mematok Rp11.500 per kg. Harga tersebut naik Rp1.550 per kg dibandingkan harga sebelumnya, yakni Rp9.950 per kg. "Sekarang HET Bulog Rp11.500 per kg. Kenaikan harga itu sejak awal September kemarin," katanya.

Ryanel melanjutkan, kenaikan harga beras Bulog tidak berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Pasalnya, harga beras Bulog lebih murah jika dibandingkan dengan beras komersil.

Selain itu, Bulog memiliki sekitar 40 Rumah Pangan Kita (RPK) yang merupakan toko binaan yang tersebar di Pulau Bunguran, Kabupaten Natuna. Sehingga RPK bisa membantu penjualan beras Bulog ke masyarakat.

Baca juga: Detik-detik Siswa MA Bacok Guru di Dalam Kelas Lalu Kabur hingga Jadi Buron

Untuk RPK, Bulog memberikan HET Rp10.550 per kg. Seluruh RPK bisa mengambil di gudang Bulog sebanyak 500 kg-1,5 ton beras per minggu, dan akan diantar ke lokasi dengan harga yang sama.

"Kami ada sekitar 40 RPK di Pulau Bunguran ini. Mereka bisa mengambil ke kita 500 kg-1,5 ton per minggu, dengan harga Rp10.550 per kg. Kami antar langsung ke lokasi dan tak ada bayar ongkos pengantaran," ungkapnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Waspadai El Nino, Jakarta...
Waspadai El Nino, Jakarta Siapkan Ketahanan Pangan
BMKG Perkuat OMC Antisipasi...
BMKG Perkuat OMC Antisipasi Karhutla Dampak Kemarau Lebih Kering Akibat El Nino
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Rekomendasi
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved