Kisah Perseteruan Masyumi dan PKI, Kian Meruncing Jelang Pemilu 1955

Rabu, 06 September 2023 - 05:14 WIB
loading...
A A A
Menjelang Pemilu 1955, PKI yang tak berhenti melakukan perang opini dengan Masyumi secara massif, mengkampanyekan diri sebagai satu-satunya partai rakyat. Pada media Harian Rakyat, para juru bicara PKI menyebut Masyumi dan NU sebagai partai santri, dan PNI sebagai partai priyayi.

Peneliti asing Herbert Feith dalam Pemilihan Umum 1955 di Indonesia menyebut, sesungguhnya bagian terbesar dari persoalan antara Komunis (PKI) dan Masyumi, adalah berkaitan dengan upaya masing-masing pihak untuk memberi cap miring pihak lainnya.

Yakni cap ekstremis, asing dan bertentangan dengan inti sikap nasionalis yang diterima bersama. "Karena itu kaum komunis cepat mendukung setiap upaya partai-partai pemerintah untuk menggambarkan oposisi sebagai golongan yang tidak setia," tulisnya.

Baca juga: Lecehkan Agama saat Makan Babi, Lina Mukherjee Dituntut 2 Tahun Penjara

Dalam sejarah Pemilu 1955 (parlemen) tercatat, Masyumi secara nasional menempati posisi dua besar dengan perolehan 7.903.886 suara. Sedangkan PKI menempati posisi empat besar dengan perolehan 6.176.914 suara.

Sementara NU yang berdiri sendiri sebagai partai politik setelah ke luar dari Masyumi, menempati tiga besar dengan perolehan 6.955.141 suara. Adapun perolehan suara terbesar pertama diraih oleh PNI yang meraup 8.434.653 suara. Dalam perjalanan sejarah politik Indonesia, Masyumi dan PKI kemudian sama-sama dibubarkan oleh pemerintah, sekaligus ditetapkan sebagai partai terlarang.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Prabowo Tantang Lawan...
Prabowo Tantang Lawan Politik: Nggak Suka Sama Saya? Silakan Maju di 2029!
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki,...
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki, Warga Cilegon Ancam Golput di Pemilu 2029
Perlindungan Hak Konstitusional...
Perlindungan Hak Konstitusional Warga dalam Pemilu dan Pemilihan
Rekomendasi
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved