Plh Wali Kota Bandung Minta Masalah Sampah Jadi Perhatian Pj Gubernur Jabar
Selasa, 05 September 2023 - 14:43 WIB
loading...
Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna meminta Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin bisa segera mencari solusi mengatasi masalah penumpukan sampah di Bandung Raya. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A
A
A
BANDUNG - Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna meminta Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin bisa segera mencari solusi mengatasi masalah penumpukan sampah di Bandung Raya. Hingga kini, sampah masih menggunung imbas kebakaran TPA Sarimukti.
"Kedaruratan sampah ini harus menjadi atensi gubernur. Optimalisasi penyelesaian sampah di Bandung Raya karena (kebakaran) Sarimukti harus lebih besar effort-nya," kata Ema Sumarna, Selasa (5/9/2023).
Baca juga: Bandung Terkepung Lautan Sampah setelah TPA Sarimukti Terbakar
Menurut Ema, pengiriman sampah ke TPA Sarimukti saat ini jauh dari optimal. Dari 241 ritasi yang biasa diangkut dari seluruh tempat pembuangan sementara (TPS) di Kota Bandung, tidak lebih setengahnya yang bisa dikirim ke TPA Sarimukti.
Menurut dia, sampah yang masuk ke TPS setiap harinya mencapai 1.600 ton. Jumlah tersebut tidak turun meski ada imbauan masyarakat tidak menghasilkan sampah lebih banyak dengan kasus di Sarimukti.
"Kita ini kondisinya tidak ideal karena sekarang susah untuk langkah ideal, harus langkah taktis," ungkap Ema.
"Kedaruratan sampah ini harus menjadi atensi gubernur. Optimalisasi penyelesaian sampah di Bandung Raya karena (kebakaran) Sarimukti harus lebih besar effort-nya," kata Ema Sumarna, Selasa (5/9/2023).
Baca juga: Bandung Terkepung Lautan Sampah setelah TPA Sarimukti Terbakar
Menurut Ema, pengiriman sampah ke TPA Sarimukti saat ini jauh dari optimal. Dari 241 ritasi yang biasa diangkut dari seluruh tempat pembuangan sementara (TPS) di Kota Bandung, tidak lebih setengahnya yang bisa dikirim ke TPA Sarimukti.
Menurut dia, sampah yang masuk ke TPS setiap harinya mencapai 1.600 ton. Jumlah tersebut tidak turun meski ada imbauan masyarakat tidak menghasilkan sampah lebih banyak dengan kasus di Sarimukti.
"Kita ini kondisinya tidak ideal karena sekarang susah untuk langkah ideal, harus langkah taktis," ungkap Ema.
Lihat Juga :