Menggunakan Perahu, Warga Wajo Salat Idul Adha Penuh Keprihatinan
Jum'at, 31 Juli 2020 - 10:51 WIB
loading...
Warga korban banjir Danau Tempe, dan Sungai Walenae, menjalankan salat Idul Adha dalam suasana keprihatinan. Foto/iNews TV/Amnar Sengkang
A
A
A
WAJO - Banjir yang telah beberapa pekan terakhir merendam belasan ribu rumah warga di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, memaksa warga merayakan Idul Adha dengan penuh keprihatinan.
(Baca juga: Balai Wyata Guna Bandung Wisuda Barista Tuna Netra )
Sejak pagi, mereka harus menaiki perahu menerobos genangan air setinggi tiga meter untuk berangkat ke masjid. Suara gema takbir, mengiringi perjalanan mereka membelah ombak danau untuk menuju masjid.
Berbagai kesulitan dan keterbatasan harus dihadapi warga di tengah genangan banjir yang belum juga surut. Setiap hari mereka harus menghadapi resiko bahaya di tengah banjir, termasuk saat berangkat ke masjid untuk salat Idul Adha .
(Baca juga: Kasus Prostitsui Artis VS, Polisi Jerat dengan UU ITE )
(Baca juga: Balai Wyata Guna Bandung Wisuda Barista Tuna Netra )
Sejak pagi, mereka harus menaiki perahu menerobos genangan air setinggi tiga meter untuk berangkat ke masjid. Suara gema takbir, mengiringi perjalanan mereka membelah ombak danau untuk menuju masjid.
Berbagai kesulitan dan keterbatasan harus dihadapi warga di tengah genangan banjir yang belum juga surut. Setiap hari mereka harus menghadapi resiko bahaya di tengah banjir, termasuk saat berangkat ke masjid untuk salat Idul Adha .
(Baca juga: Kasus Prostitsui Artis VS, Polisi Jerat dengan UU ITE )
Lihat Juga :