Agar Paham, Gugus Tugas OKI Jelaskan Rapid Test dan Swab
Rabu, 29 April 2020 - 20:38 WIB
loading...
A
A
A
Dari Hasil rapid test dengan sampel darah tersebut, dapat diperlihatkan adanya IgG atau IgM yang terbentuk di tubuh. Jika ada, maka hasil rapid test dinyatakan positif ada infeksi. Namun, hasil tersebut bukanlah diagnosis yang menggambarkan infeksi COVID-19.
"Orang dengan hasil rapid testnya positif, perlu menjalani pemeriksaan lanjutan, yakni pemeriksaan swab tenggorok atau hidung. Pemeriksaan ini dinilai lebih akurat sebagai patokan diagnosis. Sebab, virus corona akan menempel di hidung atau tenggorokan bagian dalam, saat ia sudah masuk ke dalam tubuh seseorang," ungkapnya.
Dalam protokol komunikasi gugurs tugas COVID-19 OKI diungkapkan, setiap pengumuman pasien terkonfirmasi baik positif maupun sembuh secara berjenjang, berdasarkan hasil uji lab di BBLK Palembang dengan metode polymerase chain reaction (PCR) "Pengumuman pasien positif adalah kewenangan pusat dan provinsi. Daerah meneruskan, jadi khusus pasien positif tidak ada perbedaan metode pengambilan sampling atau uji lab," terang dia.
Di tengah pandemi Corona, Iwan mengajak semua pihak saling menjernihkan informasi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah-tengah masyarakat.
"Orang dengan hasil rapid testnya positif, perlu menjalani pemeriksaan lanjutan, yakni pemeriksaan swab tenggorok atau hidung. Pemeriksaan ini dinilai lebih akurat sebagai patokan diagnosis. Sebab, virus corona akan menempel di hidung atau tenggorokan bagian dalam, saat ia sudah masuk ke dalam tubuh seseorang," ungkapnya.
Dalam protokol komunikasi gugurs tugas COVID-19 OKI diungkapkan, setiap pengumuman pasien terkonfirmasi baik positif maupun sembuh secara berjenjang, berdasarkan hasil uji lab di BBLK Palembang dengan metode polymerase chain reaction (PCR) "Pengumuman pasien positif adalah kewenangan pusat dan provinsi. Daerah meneruskan, jadi khusus pasien positif tidak ada perbedaan metode pengambilan sampling atau uji lab," terang dia.
Di tengah pandemi Corona, Iwan mengajak semua pihak saling menjernihkan informasi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah-tengah masyarakat.
(don)
Lihat Juga :