Lewat Bu Mantik, Cara Surabaya Atasi Aksi Terorisme
Kamis, 30 Juli 2020 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Risma Gandeng Kejati Jatim Siap Rebut 8 Aset Pemkot yang Dikuasai Swasta )
Kegiatan yang awalnya dilaksanakan pada 11–13 Maret 2020 lalu di Malta itu baru bisa terlaksana hari ini. Namun, karena pandemi COVID-19 ditunda dan diputuskan berlangsung via daring.
Risma menuturkan, pihaknya waktu itu langsung berkeliling mendatangi gereja selama dua hari berturut-turut. Menurutnya kejadian waktu itu membuat warga maupun pemerintah merasa sangat terpukul.
“Padahal Surabaya dikenal kota yang aman dan tentram. Apalagi menurut survei tingkat kepuasannya masyarakat cukup tinggi. Itu yang membuat kami traumatik warga maupun pemerintah,” kata Risma.
Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya menambahkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Surabaya, Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (Persi) serta tokoh agama untuk sama-sama menyelesaikan persoalan dengan penanganan cepat. Ia juga mengundang psikolog dan psikeater untuk melakukan trauma healing kepada anak-anak korban.
Kegiatan yang awalnya dilaksanakan pada 11–13 Maret 2020 lalu di Malta itu baru bisa terlaksana hari ini. Namun, karena pandemi COVID-19 ditunda dan diputuskan berlangsung via daring.
Risma menuturkan, pihaknya waktu itu langsung berkeliling mendatangi gereja selama dua hari berturut-turut. Menurutnya kejadian waktu itu membuat warga maupun pemerintah merasa sangat terpukul.
“Padahal Surabaya dikenal kota yang aman dan tentram. Apalagi menurut survei tingkat kepuasannya masyarakat cukup tinggi. Itu yang membuat kami traumatik warga maupun pemerintah,” kata Risma.
Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya menambahkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Surabaya, Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (Persi) serta tokoh agama untuk sama-sama menyelesaikan persoalan dengan penanganan cepat. Ia juga mengundang psikolog dan psikeater untuk melakukan trauma healing kepada anak-anak korban.
Lihat Juga :