Mengaku Buta Huruf, Kakak Beradik Dijebloskan Tahanan usai Bakar Lahan
Senin, 21 Agustus 2023 - 19:49 WIB
loading...
Polres Ogan Komering Ilir, berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembakaran lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Utara. Foto/iNews TV/Fitriadi
A
A
A
OGAN KOMERING ILIR - Polres Ogan Komering Ilir, berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembakaran lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Utara. Pelaku pembakaran lahan tersebut, merupakan kakak beradik, Jonelius dan Meri.
Baca juga: Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Mantan Kades di Muba Ditangkap saat Padamkan Api
Jonelius, dan Meri merupakan warga Desa Sungai Pasir, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka pembakaran lahan di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Kanit Pidsus Satreskrim Polres Ogan Komering Ilir, Iptu Wahyudi menyebutkan, kedua pelaku membakar lahan seluas 1,5 hektare. Pembakaran lahan terjadi pada Kamis (17/8/2023) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.
Baca juga: 1 Prajurit Elite TNI AL Gugur Diserang KKB saat Jaga Perbatasan
"Kedua pelaku merupakan pemilik lahan, yang membuka lahannya dengan cara membersihkan pakai parang dan garu. Hasil pembersihan lahan itu, kemudian dibakar menggunakan api obor bambu. Akibatnya membakar lahan seluas 1,5 hektare. Rencananya lahan itu akan dipakai memanam karet," ungkap Wahyudi.
Baca juga: Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Mantan Kades di Muba Ditangkap saat Padamkan Api
Jonelius, dan Meri merupakan warga Desa Sungai Pasir, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka pembakaran lahan di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Kanit Pidsus Satreskrim Polres Ogan Komering Ilir, Iptu Wahyudi menyebutkan, kedua pelaku membakar lahan seluas 1,5 hektare. Pembakaran lahan terjadi pada Kamis (17/8/2023) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.
Baca juga: 1 Prajurit Elite TNI AL Gugur Diserang KKB saat Jaga Perbatasan
"Kedua pelaku merupakan pemilik lahan, yang membuka lahannya dengan cara membersihkan pakai parang dan garu. Hasil pembersihan lahan itu, kemudian dibakar menggunakan api obor bambu. Akibatnya membakar lahan seluas 1,5 hektare. Rencananya lahan itu akan dipakai memanam karet," ungkap Wahyudi.
Lihat Juga :