Dinsos Masih Sulit Tangani Anjal Gepeng yang Terus Bertambah
Kamis, 30 Juli 2020 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Ia pun mengaku terus melakukan langkah untuk mengatasi keberadaan anjal dan gepeng meski diakui butuh cara lain. Jangan hanya sekadar razia. Baca Lagi : Dinas Sosial Makassar Pantau Anjal dan Gepeng Via CCVT
"Untuk saat ini Anjal yang terjaring kita titipkan di RPTC (Rumah Perlindungan Trauma Center) untuk dilakukan pembinaan diberi surat pernyataan orang tuanya. Yang terindikasi obat-obatan golongan G seperti lem, tramadol, dan lainnya direhabilitasi," paparnya.
Terpisah, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, menjelang Idul Adha kondusifitas Kota Makassar mesti dijaga. Masyarakat mesti lebih sadar terhadap protokol kesehatan. "Petugas di lapangan sudah diminta untuk mengawasi pergerakan orang di Makassar. Termasuk anjal dan gepeng. Itu juga menjadi perhatian kita. Bukan cuma dirazia tetapi mesti diberi pembinaan," tutupnya. Baca Lagi : Dinilai Mengganggu, Dinsos Makassar Diminta Berdayakan Pak Ogah
"Untuk saat ini Anjal yang terjaring kita titipkan di RPTC (Rumah Perlindungan Trauma Center) untuk dilakukan pembinaan diberi surat pernyataan orang tuanya. Yang terindikasi obat-obatan golongan G seperti lem, tramadol, dan lainnya direhabilitasi," paparnya.
Terpisah, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, menjelang Idul Adha kondusifitas Kota Makassar mesti dijaga. Masyarakat mesti lebih sadar terhadap protokol kesehatan. "Petugas di lapangan sudah diminta untuk mengawasi pergerakan orang di Makassar. Termasuk anjal dan gepeng. Itu juga menjadi perhatian kita. Bukan cuma dirazia tetapi mesti diberi pembinaan," tutupnya. Baca Lagi : Dinilai Mengganggu, Dinsos Makassar Diminta Berdayakan Pak Ogah
(sri)
Lihat Juga :