Dinsos Masih Sulit Tangani Anjal Gepeng yang Terus Bertambah

Kamis, 30 Juli 2020 - 09:00 WIB
loading...
Dinsos Masih Sulit Tangani...
Keberadaan anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) di Kota Makassar hingga kini masih sulit ditangani Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar. Foto : SINDOnews/Doc
A A A
MAKASSAR - Keberadaan anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) di Kota Makassar hingga kini masih sulit ditangani Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar. Mereka masih ditemukan berkeliaran diberbagai titik, khususnya di persimpangan lampu merah, padahal pandemi COVID-19 masih terjadi.

Kepala Seksi Anjal dan Gepeng Dinsos Kota Makassar, Kamil mengaku, saat razia Dinsos hanya sebagian kecil yang terjaring. Sementara jumlah anjal dan gepeng terus mengalami peningkatan setiap harinya.

"Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang rutin melakukan patroli penertiban anjal dan gepeng setiap bulan," ujarnya kepada SINDOnews. Baca : Anjal-Gepeng Mulai Ditertibkn Lagi di Empat Titik Ini

Ia mengungkapkan, aelama periode Januari-Juli, petugas berhasil menjaring 266 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Rinciannya, 144 anjal, 94 gepeng, 5 pengamen, dan 23 obat-obatan/lem.

Berdasarkan data yang dihimpun, razia terbanyak berada pada Mei yakni mencapai 97 orang. Yakni, 67 gepeng dan 30 anjal. Namun angka ini turun pada Juni yang hanya menjaring 23 orang. Diantaranya, 17 anjal, 3 gepeng, 1 pengamen, dan 2 obat-obatan/lem.

Lalu kembali meningkat pada Juli. Ada 74 orang yang terjaring. Rinciannya, 48 anjal, 15 gepeng, dan 11 obat-obatan/lem. "Upaya kita sampai saat ini memaksimalkan TRC Saribattang yang turun melakukan penjaringan setiap bulan. Memang bulan ini berdasarkan hasil razia kita angkanya meningkat lagi," kata Kamil, kemarin.

Ia pun mengaku terus melakukan langkah untuk mengatasi keberadaan anjal dan gepeng meski diakui butuh cara lain. Jangan hanya sekadar razia. Baca Lagi : Dinas Sosial Makassar Pantau Anjal dan Gepeng Via CCVT

"Untuk saat ini Anjal yang terjaring kita titipkan di RPTC (Rumah Perlindungan Trauma Center) untuk dilakukan pembinaan diberi surat pernyataan orang tuanya. Yang terindikasi obat-obatan golongan G seperti lem, tramadol, dan lainnya direhabilitasi," paparnya.

Terpisah, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, menjelang Idul Adha kondusifitas Kota Makassar mesti dijaga. Masyarakat mesti lebih sadar terhadap protokol kesehatan. "Petugas di lapangan sudah diminta untuk mengawasi pergerakan orang di Makassar. Termasuk anjal dan gepeng. Itu juga menjadi perhatian kita. Bukan cuma dirazia tetapi mesti diberi pembinaan," tutupnya. Baca Lagi : Dinilai Mengganggu, Dinsos Makassar Diminta Berdayakan Pak Ogah
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ramadan, Baznas Gelar...
Ramadan, Baznas Gelar Pesantren Jalan Cahaya di 11 Provinsi
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Kecanduan Video Porno,...
Kecanduan Video Porno, Pria di Makassar Ini Memperkosa Anak Jalanan dan Anjing
Unusa Pelatihan Volunter...
Unusa Pelatihan Volunter untuk Program Pembelajaran Anak Marginal di Sidoarjo
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Istana Tampung Usulan...
Istana Tampung Usulan Anak Jalanan hingga Disabilitas Dapat MBG
Serial Fenomenal Anak...
Serial Fenomenal Anak Jalanan Tayang di GTV, Siap Ajak Kamu Masuk Dunia Geng Motor yang Bikin Baper!
Bersama Rayakan Sejenak...
Bersama Rayakan Sejenak Ramadan Jadi Waktu Tepat Dukung Pendidikan Anak Jalanan
Rekomendasi
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved