Dokter Blitar Meninggal, Gugus Tugas Tunggu Swab Kemenkes
Rabu, 29 Juli 2020 - 17:51 WIB
loading...
Dokter di Kota Blitar, diduga meninggal dunia akibat COVID-19. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Sony Putrananda (59), seorang dokter asal Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, meninggal dunia dengan dugaan positif COVID-19 , Selasa (28/7/2020) malam.
(Baca juga: Banjir Bandang Masih Merendam Ribuan Rumah di Aceh Barat )
Menurut Hakim Sisworo, Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Blitar, hasil swab test di rumah sakit swasta yang menangani almarhum Sony terkonfirmasi positif COVID-19 .
Namun karena bukan rumah sakit rujukan COVID-19 , gugus tugas masih menunggu hasil swab test resmi dari Kementrian Kesehatan. "Hasil test swabnya (rumah sakit swasta) positif. Namun kami masih menunggu hasil dari Kemenkes," ujar Hakim Sisworo kepada wartawan Rabu (29/7/2020). Almarhum Sony meninggal dunia Selasa malam (28/7/2020) di RSUD Syaiful Anwar, Kota Malang.
(Baca juga: Korupsi Baju Linmas, Jaksa Geledah Kantor Satpol PP Merangin )
Sebelum dirujuk ke RSUD Syaiful Anwar, yang bersangkutan sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit swasta yang juga berlokasi di Malang. Almarhum Sony menjalani rapid test pada 24 Juli 2020, dan hasilnya non reaktif. Namun begitu diswab test pada 28 Juli 2020 dan hasilnya terkonfirmasi positif, pihak rumah sakit (swasta) langsung merujuk ke RSUD Syaiful Anwar.
"Meninggal dunia Selasa malam (28/7/2020) sekitar pukul 21.50 WIB," tambah Hakim Sisworo. Sony memiliki klinik kesehatan di Jalan Mawar Kota Blitar. Yang bersangkutan merupakan dokter umum, juga menjalani praktik di salah satu klinik di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Meski hasil swab dari Kemenkes belum keluar, petugas medis kata Hakim langsung melakukan tracing.
(Baca juga: Banjir Bandang Masih Merendam Ribuan Rumah di Aceh Barat )
Menurut Hakim Sisworo, Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Blitar, hasil swab test di rumah sakit swasta yang menangani almarhum Sony terkonfirmasi positif COVID-19 .
Namun karena bukan rumah sakit rujukan COVID-19 , gugus tugas masih menunggu hasil swab test resmi dari Kementrian Kesehatan. "Hasil test swabnya (rumah sakit swasta) positif. Namun kami masih menunggu hasil dari Kemenkes," ujar Hakim Sisworo kepada wartawan Rabu (29/7/2020). Almarhum Sony meninggal dunia Selasa malam (28/7/2020) di RSUD Syaiful Anwar, Kota Malang.
(Baca juga: Korupsi Baju Linmas, Jaksa Geledah Kantor Satpol PP Merangin )
Sebelum dirujuk ke RSUD Syaiful Anwar, yang bersangkutan sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit swasta yang juga berlokasi di Malang. Almarhum Sony menjalani rapid test pada 24 Juli 2020, dan hasilnya non reaktif. Namun begitu diswab test pada 28 Juli 2020 dan hasilnya terkonfirmasi positif, pihak rumah sakit (swasta) langsung merujuk ke RSUD Syaiful Anwar.
"Meninggal dunia Selasa malam (28/7/2020) sekitar pukul 21.50 WIB," tambah Hakim Sisworo. Sony memiliki klinik kesehatan di Jalan Mawar Kota Blitar. Yang bersangkutan merupakan dokter umum, juga menjalani praktik di salah satu klinik di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Meski hasil swab dari Kemenkes belum keluar, petugas medis kata Hakim langsung melakukan tracing.
Lihat Juga :