Tragis! Janjian Tawuran Tengah Malam, Pelajar SMK di Sukabumi Tewas Bersimbah Darah
Rabu, 09 Agustus 2023 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
"Kemudian orang tua korban mendapatkan kabar korban sudah berada di RSUD Al Mulk pada sekira pukul 02.15 WIB, dan kabar korban sudah dinyatakan meninggal oleh petugas medis diterima pihak keluarga sekitar pukul 02.30 WIB," ujarnya.
Saat ditanya apakah korban janjian, Ari menjawab, dari hasil penyelidikan Satreskrim Polres Sukabumi Kota, membenarkan bahwa korban melakukan janjian dengan pelajar SMK lain dalam grup WhatsApp untuk melakukan tawuran.
Baca juga: Saling Bacok Tawuran Pelajar di Parungkuda Sukabumi, 1 Tewas
"Dugaan tawuran antar pelajar. Kita akan menyelidiki dan pastikan kita akan proses secara prosedural dan kita akan segera mengungkap daripada kejadian ini. Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk memperdalam dugaan-dugaan ke arah pelaku," ujar Ari.
Ari menambahkan, jasad korban tidak dilakukan autopsi dengan alasan sudah berkoordinasi dengan dokter forensik R Syamsudin SH Kota Sukabumi, dr Nurul Aida Fathya, yang sudah mengetahui jelas luka sabetan senjata tajam di pembuluh besar pada paha korban yang menyebabkan kematian.
"Kita dari pihak Kepolisian, dini hari tadi pada pukul 02.00 WIB mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ditemukan ada korban tergeletak di Jalan Pelabuhan II, Kampung Jati Mekar, Desa Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Dengan adanya informasi tersebut, Polsek Gunungguruh langsung turun ke lapangan dan menemui saya. Saya sendiri langsung turun ke lapangan," ujar Ari.
Setelah di TKP, lanjut Ari, korban sudah dibawa oleh masyarakat ke klinik GMC, kemudian karena di sana tidak dapat penanganan maksimal karena keterbatasan alat untuk menanganinya, lalu korban dibawa ke RSUD Al Mulk dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.
Saat ditanya apakah korban janjian, Ari menjawab, dari hasil penyelidikan Satreskrim Polres Sukabumi Kota, membenarkan bahwa korban melakukan janjian dengan pelajar SMK lain dalam grup WhatsApp untuk melakukan tawuran.
Baca juga: Saling Bacok Tawuran Pelajar di Parungkuda Sukabumi, 1 Tewas
"Dugaan tawuran antar pelajar. Kita akan menyelidiki dan pastikan kita akan proses secara prosedural dan kita akan segera mengungkap daripada kejadian ini. Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk memperdalam dugaan-dugaan ke arah pelaku," ujar Ari.
Ari menambahkan, jasad korban tidak dilakukan autopsi dengan alasan sudah berkoordinasi dengan dokter forensik R Syamsudin SH Kota Sukabumi, dr Nurul Aida Fathya, yang sudah mengetahui jelas luka sabetan senjata tajam di pembuluh besar pada paha korban yang menyebabkan kematian.
"Kita dari pihak Kepolisian, dini hari tadi pada pukul 02.00 WIB mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ditemukan ada korban tergeletak di Jalan Pelabuhan II, Kampung Jati Mekar, Desa Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Dengan adanya informasi tersebut, Polsek Gunungguruh langsung turun ke lapangan dan menemui saya. Saya sendiri langsung turun ke lapangan," ujar Ari.
Setelah di TKP, lanjut Ari, korban sudah dibawa oleh masyarakat ke klinik GMC, kemudian karena di sana tidak dapat penanganan maksimal karena keterbatasan alat untuk menanganinya, lalu korban dibawa ke RSUD Al Mulk dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.
Lihat Juga :