alexametrics

20 Karyawan PT Petro China Terinfeksi Corona, Anggota DPRD Berang

loading...
20 Karyawan PT Petro China Terinfeksi Corona, Anggota DPRD Berang
Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat Suprayogi Saiful berang dan mengamuk begitu tahu penanganan 20 karyawan terinfeksi virus Corona di perusahaan minyak dan gas PT Petro China tidak serius. Foto iNews TV/M Fatih A
A+ A-
TANJUNGJABUNG - Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat, Jambi Suprayogi Saiful berang dan mengamuk begitu tahu penanganan 20 karyawan terinfeksi virus Corona di perusahaan minyak dan gas PT Petro China tidak serius. Dimana anggota Dewan dari Fraksi Partai Golkar ini menuding pihak perusahaan tidak mengikuti protokol kesehatan dalam penanganan para karyawan yang sudah terinfeksi COVID-19 di ruang isolasi yang disediakan pihak perusahaan tersebut.

Hal ini diketahui dari video call yang dilakukan langsung terhadap salah satu pasien COVID-19 yang sedang diisolasi di ruangan isolasi bagi pasien yang terpapar virus Corona di dalam perusahaan. (Baca: Artis VS Diamankan di Kamar Hotel Berbintang, Polisi Telusuri Penguna Jasa Kencan)

Dimana ruang isolasi tidak memadai dan tak layak. Selain itu tidak ada protokol kesehatan yang jelas dan tidak ada sekuriti serta RS tempat isolasi pasien yang merupakan RS Siloam tidak masuk rumah sakit rujukan untuk penanganan COVID-19.

“Saya menyesalkan penanganan pasien COVID 19 yang tidak jelas dan tidak dirujuk ke rumah sakit yang telah direkomendasikan oleh Tim Gugus Tugas COVID-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ini tentunya menunjukan ketidakseriusan perusahaan dalam penanganan COVID-19,” kata dia, Rabu (29/7/2020). . (Baca juga: Diduga Prostitusi Online, Artis VS Digerebek di Kamar Hotel Berbintang)



Sebelumnya terus bertambahnya karyawan yang terinfeksi virus Corona di perusahaan pengeboran minyak milik PT Petro China membuat Tim Gugus COVID 19 terus berupaya melakukan penanganan dan pencegahan.

“Hingga saat ini Tim Gugus COVID19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus melakukan upaya rapid tes bagi masyarakat umum yang tinggal di lingkungan perusahaan dan pasar pasar yang berdekatan dengan tempat tinggal perusahaan tersebut. Ini dilakukan agar penyebaran virus Corona di lingkungan perusahaan tidak terus meluas,” timpalnya.



Untuk mengantisifasi penyebaran virus Corona semakin meluas di lingkungan perusahaan pihak Gugus Tugas COVID 19 telah membelakukan jam malam dan mengimbau agar warga menghindari tempat keramaian seperti warung dan kafe yang yang ada di sekitar lingkungan perusahaan.

Hingga saat ini karyawan perusahaan minyak dan gas terbesar di Jambi ini yang terinfeksi virus Corona terus bertambah dan telah mencapai jumlah 20 orang.
(sms)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak