Kronologi Mutilasi di Turi Sleman, Pelaku dan Korban Baru Kenal 4 Bulan

Selasa, 18 Juli 2023 - 16:34 WIB
loading...
Kronologi Mutilasi di...
Polisi mengungkap kasus mutilasi terhadap R (20), mahasiswa UMY oleh tersangka W dan RD yang potongan tubuh korban dibuang di Turi dan Tempel, Sleman. Foto/IG @merapi_uncover
A A A
SLEMAN - Polisi mengungkap kasus mutilasi terhadap R (20), mahasiswa UMY asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung yang potongan tubuhnya dibuang di Turi dan Tempel, Sleman, DIY. Kedua pelaku W (29) warga Magelang dan RD (38) warga Jakarta terus diperiksa intensif.

"Antara pelaku dengan korban saling mengenal. Mereka berkenalan melalui media sosial dan tergabung dalam sebuah komunitas," ujar Dirkrimum Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi, Selasa (18/7/2023).

Baca juga: Sadis! Usai R Dibunuh, Korban Mutilasi Sleman Diduga Dimasak dengan Panci Kue

Endriadi mengatakan korban dengan terduga pelaku dua orang ini saling kenal. Mereka berkenalan melalui media sosial sejak 4 bulan yang lalu. Mereka tergabung dalam media sosial facebook group.



Pada Selasa (11/7/2023) yang lalu, pelaku RD yang tinggal di luar daerah datang ke Yogyakarta atas undangan atau ajakan pelaku lainnya, W. Pelaku luar ini datang ke Yogyakarta untuk menemui korban.

Setelah pelaku tersebut sampai di Yogyakarta, korba kemudian dijemput oleh pelaku yang tinggal di Sleman, W.

Mereka kemudian berkumpul di lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) yaitu di sebuah kamar kos di Krapyak Kalurahan Triharjo, Sleman.

Baca juga: Begini Penampakan Indekos Tempat Mutilasi Mahasiswa R di Turi Sleman

Di dalam kamar kos tempat tersangka W tinggal selama ini, terjadilah kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Setelah korban meninggal kedua pelaku panik dan memutuskan untuk menghilangkan jejak.

"Mereka kemudian memotong-motong tubuh korban dan membuangnya ke berbagai tempat," ungkapnya.

Aksi pembunuhan dan mutilasi tersebut terjadi Selasa (11/7/2023) malam. Setelah memutilasi, kedua pelaku memasukan potongan-potongan tubuh korban ke kantong plastik.

Usai beraktifitas memutilasi, kedua pelaku sempat istirahat sebentar. Pelaku W kemudian berkeliling untuk melakukan survei lokasi tempat pembuangan potongan tubuh korban.

Setelah itu, keduanya berkeliling membawa potongan tubuh korban menggunakan sepeda motor. Mereka membuang potongan-potongan tubuh korban ke beberapa lokasi.

"Mereka memotongnya dengan pisau yang kita tunjukkan kemarin," ujarnya.

Selain membuang potongan-potongan tubuh, kedua pelaku juga mengubur potongan kepala korban. Tujuannya memang untuk menghilangkan jejak dari korban.

Setelah melakukan pembunuhan mutilasi kemudian membuang potongan tubuh korban, RD kemudian pulang ke Jakarta. Pelaku W ikut bersama RD pergi ke Jakarta hingga akhirnya polisi berhasil mengamankan Sabtu akhir pekan kemarin.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
13 Potongan Tubuh Ditemukan...
13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
13 Tersangka Kasus Penganiayaan...
13 Tersangka Kasus Penganiayaan Daycare di Jogja, Polda DIY Sebut Bisa Bertambah
Polisi Ungkap Korban...
Polisi Ungkap Korban Mutilasi di Bekasi karena Menolak Ajakan Curi Mobil Bosnya
Terungkap! Pelaku Mutilasi...
Terungkap! Pelaku Mutilasi Pria Dalam Freezer di Bekasi Rekan Korban
Dadang Bongkar Kronologi...
Dadang Bongkar Kronologi Taufik Hidayat Ketakutan Hingga Minta Serahkan Diri
Kolaborasi Pembangunan...
Kolaborasi Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Optimal
Ditangkap Imigrasi,...
Ditangkap Imigrasi, WNA Asal Portugal Diduga Terlibat Kasus Pembunuhan dan Mutilasi
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Berita Terkini
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved