Disetujui Komite Etik, Tim Uji Vaksin Mulai Buka Pendaftaran Relawan
Selasa, 28 Juli 2020 - 09:16 WIB
loading...
Ilustrasi Vaksin COVID-19. Foto/Dok
A
A
A
BANDUNG - Tim riset uji klinis vaksin COVID-19 Universitas Padjajaran ( Unpad ) mulai membuka pendaftaran relawan untuk uji vaksin, setelah mendapat persetujuan uji klinis tahap 3 oleh Komite Etik Penelitian Universitas.
Dalam keterangan resminya, pendaftaran peserta uji klinis dibuka hingga 31 Agustus 2020. Pendaftaran bisa dilakukan dengan menghubungi Unit Riset Klinis Departemen Ilmu Kesehatan Anak Lantai 1 RSUP Hasan Sadikin Bandung. (Baca juga: Vaksin Jangan Jadi Ladang Bisnis )
Menurut Ketua tim riset uji klinis vaksin COVID-19 Unpad Kusnandi Rusmil mengatakan, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi calon peserta uji klinis. Pertama, calon peserta merupakan orang dewasa berusia antara 18 – 59 tahun yang dinyatakan sehat. Relawan juga senantiasa mematuhi protokol kesehatan dan melakukan pembatasan fisik maupun sosial selama wabah pandemi COVID-19 berlangsung.
"Relawan juga dinyatakan tidak memiliki riwayat terinfeksi Corona. Sebelumnya, akan dilakukan tes terhadap apus tenggorokan (swab test) dan rapid test untuk mengetahui apakah ada kemungkinan sedang atau pernah terinfeksi COVID-19,” jelas dia. (Baca juga: India Produksi Vaksin COVID-19 di Bulan Agustus, Harganya di Bawah Rp200.000 )
Sehat tidaknya kondisi calon peserta dibuktikan dengan tidak mengalami penyakit ringan, sedang, atau berat. Tidak memiliki riwayat penyakit asma dan alergi terhadap vaksin, hingga tidak memiliki kelainan atau penyakit kronis. Seperti gangguan jantung, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, diabetes, penyakit ginjal dan hati, tumor, epilepsi atau penyakit gangguan syaraf lainnya.
Relawan juga tidak memiliki kelainan darah atau riwayat pembekuan darah. Tidak memiliki penyakit infeksi lain dan demam, serta tidak memiliki riwayat penyakit gangguan sistem imun. Suhu tubuh calon pendaftar juga tidak boleh melebihi 37,5 derajat Celcius.
Selanjutnya, calon peserta bukan merupakan wanita hamil atau berencana hamil selama periode penelitian, serta tidak sedang menyusui. Calon peserta juga tidak sedang ikut atau akan diikutsertakan dalam uji klinis lain.
Dalam keterangan resminya, pendaftaran peserta uji klinis dibuka hingga 31 Agustus 2020. Pendaftaran bisa dilakukan dengan menghubungi Unit Riset Klinis Departemen Ilmu Kesehatan Anak Lantai 1 RSUP Hasan Sadikin Bandung. (Baca juga: Vaksin Jangan Jadi Ladang Bisnis )
Menurut Ketua tim riset uji klinis vaksin COVID-19 Unpad Kusnandi Rusmil mengatakan, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi calon peserta uji klinis. Pertama, calon peserta merupakan orang dewasa berusia antara 18 – 59 tahun yang dinyatakan sehat. Relawan juga senantiasa mematuhi protokol kesehatan dan melakukan pembatasan fisik maupun sosial selama wabah pandemi COVID-19 berlangsung.
"Relawan juga dinyatakan tidak memiliki riwayat terinfeksi Corona. Sebelumnya, akan dilakukan tes terhadap apus tenggorokan (swab test) dan rapid test untuk mengetahui apakah ada kemungkinan sedang atau pernah terinfeksi COVID-19,” jelas dia. (Baca juga: India Produksi Vaksin COVID-19 di Bulan Agustus, Harganya di Bawah Rp200.000 )
Sehat tidaknya kondisi calon peserta dibuktikan dengan tidak mengalami penyakit ringan, sedang, atau berat. Tidak memiliki riwayat penyakit asma dan alergi terhadap vaksin, hingga tidak memiliki kelainan atau penyakit kronis. Seperti gangguan jantung, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, diabetes, penyakit ginjal dan hati, tumor, epilepsi atau penyakit gangguan syaraf lainnya.
Relawan juga tidak memiliki kelainan darah atau riwayat pembekuan darah. Tidak memiliki penyakit infeksi lain dan demam, serta tidak memiliki riwayat penyakit gangguan sistem imun. Suhu tubuh calon pendaftar juga tidak boleh melebihi 37,5 derajat Celcius.
Selanjutnya, calon peserta bukan merupakan wanita hamil atau berencana hamil selama periode penelitian, serta tidak sedang menyusui. Calon peserta juga tidak sedang ikut atau akan diikutsertakan dalam uji klinis lain.
Lihat Juga :