9.181 Pekerja di Makassar Dirumahkan, Terbanyak Sektor Perhotelan-Pariwisata

Rabu, 29 April 2020 - 15:36 WIB
loading...
9.181 Pekerja di Makassar...
Sebanyak 9.181 pekerja di Kota Makassar dirumahkan, terbanyak dari sektor perhotelan dan pariwisata. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Makassar mencatat jumlah pekerja yang dirumahkan selama pandemi virus corona baru alias covid-19 terus bertambah. Terkini, sudah 9.181 pekerja yang dirumahkan yang berasal dari 296 perusahaan. Sebelumnya pada 15 April terdata jumlah pekerja dirumahkan sebanyak 7.893 orang dari 247 perusahaan.

Masih merujuk data Disnaker Kota Makassar, pekerja yang dirumahkan didominasi dari sektor perhotelan dan pariwisata. Sektor ini memang sangat bergantung pada kunjungan. Sementara pada pandemi corona, kebanyakan orang memang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, seusai dengan anjuran pemerintah.

Baca Juga: 4.295 Pekerja Makassar Dirumahkan, PHK Tak Terhindarkan

Kepala Dinasker Kota Makassar, Irwan Bangsawan, menyampaikan ada tiga kelompok pekerja terdampak covid-19. Masing-masing yakni pemutusan hubungan kerja atau PHK, dirumahkan dengan pemotongan gaji dan dirumahkan tanpa gaji sama sekali. Di Makassar, kebanyakan pekerja dirumahkan dengan pemotongan gaji.

"Jadi ada lebih 300 yang di-PHK, 5.200-an yang tetap mendapat gaji dan dirumahkan, lalu sisanya itu sekitar 2.400 pekerja," ujar Irwan, Rabu (29/4/2020).

Lebih jauh, Irwan mengingatkan agar perusahaan memasukkan data valid ihwal pekerja dirumahkan. Diakuinya cukup banyak laporan yang kurang jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan ke Disnaker Kota Makassar.

Selain menerima laporan langsung dari perusahaan, Irwan menyebut pihaknya juga menerima laporan dari serikat pekerja ihwal data pekerja dirumahkan. Laporan tersebut biasanya dirangkum berdasarkan beberapa jumlah pekerja pada satu perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepi Orderan, Ribuan...
Sepi Orderan, Ribuan Karyawan Garmen di Pemalang Dirumahkan
Terdampak Badai COVID-19,...
Terdampak Badai COVID-19, 80.000 Buruh di Jabar Masih Dirumahkan
Setahun Dirumahkan,...
Setahun Dirumahkan, 15 Buruh Pabrik di Sidoarjo Akhirnya Jadi Karyawan Tetap
2001 Perusahaan di Karawang-Bekasi...
2001 Perusahaan di Karawang-Bekasi Laporkan Kasus COVID, PHK Meningkat
Pengusaha Hotel di Jawa...
Pengusaha Hotel di Jawa Barat Terpuruk, Bakal Rumahkan Karyawan
Asyik, Ratusan Karyawan...
Asyik, Ratusan Karyawan yang Dirumahkan Akhirnya Dipekerjakan Kembali
Purbaya Ancam Pegawai...
Purbaya Ancam Pegawai Bea Cukai yang Dirumahkan Tak Dapat Gaji
Purbaya Ancam Bubarkan...
Purbaya Ancam Bubarkan Bea Cukai, 16.000 Pegawai Dirumahkan
AS Shutdown, 1.400 Pekerja...
AS Shutdown, 1.400 Pekerja Nuklir Dirumahkan
Rekomendasi
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved