Pengusaha Hotel di Jawa Barat Terpuruk, Bakal Rumahkan Karyawan

Rabu, 16 Desember 2020 - 15:42 WIB
loading...
Pengusaha Hotel di Jawa...
Pengusaha hotel di Jawa Barat mengaku kondisi usaha mereka tidak menunjukkan perbaikan akibat pengetatan jumlah tamu sebesar 30%. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Pengusaha hotel di Jawa Barat mengaku kondisi usaha mereka tidak menunjukkan perbaikan akibat pengetatan jumlah tamu sebesar 30%. Pengusaha mengaku bakal merumahkan beberapa karyawannya bila tak bisa membayar gaji.

Ketua Himpunan Perusahaan Hotel dan Restoran (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar mengatakan, pembatasan kuota tamu tamu dari 50% menjadi 30% dampaknya cukup besar. Apalagi ini belum ada kepastian sampai kapan, pembatasan kuota tamu terjadi, akibat status zona merah di beberapa daerah.

"Jadi bisa ada peluang karyawan yang sebelumnya sudah dipanggil, akan kembali di rumahkan. Karena pengusaha hotel tidak sanggup mengantar gaji, lantaran sepinya tamu," kata Herman Muchtar di Bandung, Rabu (16/12/2020).

Padahal, kata dia, manajemen baru saja memanggil karyawan yang sebelumnya dirumahkan. Pemanggilan itu dilakukan setelah sejumlah daerah melakukan relaksasi ekonomi. Tingkat hunian hotel diperkenankan hingga 50%. "Kalau dulu saat week day bisa terima 50%, dan weekend juga bagus. Tapi sekarang 30% agak sulit," jelas dia. (Baca: WNA Asal Malaysia Ditangkap Bersama 8,9 Kg Labih Sabu).

Menurut Herman, saat ini minat masyarakat untuk berliBur sebenarnya cukup besar. Karena mayarakat sudah mengalami kebosanan. Jadi kadang mereka paksakan keluar rumah. Momen akhir yang semestinya bisa menarik banyak wisatawan, akan sulit dilakukan bila hanya dibatasi 30%.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Rekomendasi
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Berita Terkini
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved