Polres OKU Bentuk Satgas TPPO Antisipasi Perdagangan Orang
Sabtu, 17 Juni 2023 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
"Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi sebagai upaya untuk langkah pencegahan. Kita akan mendata warga OKU yang bekerja di luar negeri, dan mendampingi bagi masyarakat yang hendak menjadi TKI agar tidak terjerumus hingga menjadi korban TPPO," jelasnya.
Arif mengungkapkan, bahwa kurang dari dua pekan sejak Satgas TPPO dibentuk, Polri telah berhasil menangkap 414 pelaku perdagangan orang, dengan jumlah korban mencapai 1.314 orang. Baca juga: Satgas TPPO Polda Lampung Segel Rumah Penampungan CPMI asal NTB di Bogor
"Dari 1.314 korban tersebut, korban perempuan dewasa sebanyak 507 orang, anak perempuan 76 orang, laki-laki dewasa 707 orang, dan anak laki-laki 24 orang. Ini data secara keseluruhan dari beberapa wilayah di Indonesia," jelasnya.
Arif juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten OKU agar tidak terlalu cepat percaya adanya iming-iming pekerjaan di luar negeri, terlebih tawaran tersebut datang dari orang yang tidak dikenal.
"Kita mengharapkan kepada lapisan masyarakat khususnya di Kabupaten OKU untuk selalu berhati-hati dan tidak cepat percaya terhadap oknum-oknum yang menjanjikan pekerjaan ke luar negeri," jelasnya.
Arif mengungkapkan, bahwa kurang dari dua pekan sejak Satgas TPPO dibentuk, Polri telah berhasil menangkap 414 pelaku perdagangan orang, dengan jumlah korban mencapai 1.314 orang. Baca juga: Satgas TPPO Polda Lampung Segel Rumah Penampungan CPMI asal NTB di Bogor
"Dari 1.314 korban tersebut, korban perempuan dewasa sebanyak 507 orang, anak perempuan 76 orang, laki-laki dewasa 707 orang, dan anak laki-laki 24 orang. Ini data secara keseluruhan dari beberapa wilayah di Indonesia," jelasnya.
Arif juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten OKU agar tidak terlalu cepat percaya adanya iming-iming pekerjaan di luar negeri, terlebih tawaran tersebut datang dari orang yang tidak dikenal.
"Kita mengharapkan kepada lapisan masyarakat khususnya di Kabupaten OKU untuk selalu berhati-hati dan tidak cepat percaya terhadap oknum-oknum yang menjanjikan pekerjaan ke luar negeri," jelasnya.
(don)
Lihat Juga :