Mengenal Raja-Raja di Sumenep, Masyarakat Menyebutnya Asta Tinggi

Minggu, 11 Juni 2023 - 14:07 WIB
loading...
A A A
Berdasarkan catatan sejarah disebutkan, kompleks pemakaman raja-raja Sumenep dibangun sejak 1750 masehi selama tiga masa pemerintahan. Di mana dimulai dari masa Panembahan Somala, kemudian dilanjutkan oleh Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I dan Panembahan Natakusuma II.

Asta Tinggi terbagi menjadi dua kompleks yang letaknya sendiri hanya dipisahkan oleh sebuah tembok. Di bagian barat, Asta Tinggi mempunyai corak yang lebih dekat dengan Jawa. Tampak tiga kubah utama dengan masing-masing dari kubahnya berisi tiga sampai dengan enam makam.

Pada kubah pertama terdapat makam dari Raden Ayu Mas Ireng, Pangeran Rama, Pangeran Wirosari, Pangeran Anggadipa, Pangeran Panji Polang Jiawa serta Raden Ayu Artak (istri Pangeran Panji Polang Jiwa).

Kemudian, pada kubah kedua terdapat makam dari Pangeran Jimat, Raden Aria Wironegoro dan Ratu Ari. Untuk kubah yang terakhir terdapat makam Raden Bendara Moh. Saod, Raden Ayu Dewi Resmana serta beberapa makam yang lainnya.

Sementara, pada bagian timur kompleks, Asta Tinggi tampak bercorak Arab, China, Eropa dan Jawa dan hanya terdapat satu kubah. Di dalamnya terdapat beberapa makam seperti makam dari RA Panembahan Moh Soleh Notokusumo, Kanjeng Ratu Prawirodiningrat, RA Hatsah binti Panembahan Notokusumo, RA Panembahan Sumolo, R Arjo Pratamingkusumo Abd Mohaimin.

Saat masuk menuju kompleks Asta Tinggi pada bagian timur terlihat cukup indah dan sangat kental dengan gaya arsitektur Eropa. Kemudian di bagian puncak gerbangnya ada lima aksesoris yang menyerupai seperti piala. Sedangkan di kanan ataupun kiri dari pintu gerbangnya, ada prasasti yang ditulis menggunakan aksara Arab.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aparat Didesak Tindak...
Aparat Didesak Tindak Pabrik Rokok di Sumenep Diduga Langgar Izin Operasi Mesin Pelinting
Bikin Geger! Benda Mirip...
Bikin Geger! Benda Mirip Torpedo Mengapung di Pinggir Pantai Sumenep
2.000 Lebih Petak Makam...
2.000 Lebih Petak Makam Baru Akan Dibuka di TPU Kebon Nanas
117 Kali Gempa Susulan...
117 Kali Gempa Susulan Guncang Sumenep, Warga Diminta Waspada
13 Fakta Gempa Merusak...
13 Fakta Gempa Merusak di Sumenep, Dipicu Aktivitas Sesar Aktif Dasar Laut
Makam Vidi Aldiano Banjir...
Makam Vidi Aldiano Banjir Peziarah, Dua Karung Bunga Diangkut Tiap Sore
Tanpa Nama, Anggrek...
Tanpa Nama, Anggrek Putih di Makam Vidi Aldiano Bikin Haru Keluarga
Ziarah Makam Kotagede...
Ziarah Makam Kotagede dan Jejak Perjuangan Sultan HB II Menuju Pahlawan Nasional
Rekomendasi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved