Misteri Asta Tinggi, Makam Raja-raja Sumenep
Selasa, 06 Juni 2023 - 05:04 WIB
loading...
Suasana kompleks pemakaman Raja-raja Sumenep yang dikenal dengan sebutan Asta Tinggi tidak seperti pemakaman biasa. Asta Tinggi terasa memiliki aura mistis atau gaib. Foto ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Suasana kompleks pemakaman Raja-raja Sumenep yang dikenal dengan sebutan Asta Tinggi tidak seperti pemakaman biasa. Asta Tinggi terasa memiliki aura mistis atau gaib.
Bisa dimaklumi karena di tempat inilah dimakamkan para raja yang memiliki kesaktian. Tidak heran jika Asta Tinggi menjadi objek wisata religi. Pengunjung datang ke tempat ini untuk menimba kekuatan spiritual. Baca juga: Viral Jenazah Dihanyutkan Menuju Pemakaman Gara-gara Tak Ada Jembatan
Kompleks pasarean (pemakaman) ini tampak begitu terhampar luas, karena selain makam-makam para Raja Sumenep yang dimakamkan di Asta Tinggi, terdapat juga makam-makam dari kerabat para raja yang dimakamkan di pasarean tersebut.
Makam ini dibangun pertama kali sekitar tahun 1600-an Masehi. Konon yng pertama kali dimakamkan di pemakaman keramat ini adalah Tumenggung Anggadipa atau Pangeran Anggadipa.
Menurut catatan sejarah, Anggadipa seorang bangsawan Jepara yang ditunjuk kerajaan Mataram untuk mengisi kevakuman pemerintahan di Pulau Madura akibat invasi Sultan Agung. Disebutkan bahwa Pangeran Anggadipa sangat betah di Sumenep.
Saat selesai masa tugasnya, Anggadipa tidak kembali ke Jepara. Dia bersama keluarganya memilih tinggal di Sumenep hingga akhir hidupnya. Saat wafat, Anggadipa dimakamkan di bukit yang terletak di Desa Kebunagung, yaitu lokasi Asta Tinggi saat ini.
Bisa dimaklumi karena di tempat inilah dimakamkan para raja yang memiliki kesaktian. Tidak heran jika Asta Tinggi menjadi objek wisata religi. Pengunjung datang ke tempat ini untuk menimba kekuatan spiritual. Baca juga: Viral Jenazah Dihanyutkan Menuju Pemakaman Gara-gara Tak Ada Jembatan
Kompleks pasarean (pemakaman) ini tampak begitu terhampar luas, karena selain makam-makam para Raja Sumenep yang dimakamkan di Asta Tinggi, terdapat juga makam-makam dari kerabat para raja yang dimakamkan di pasarean tersebut.
Makam ini dibangun pertama kali sekitar tahun 1600-an Masehi. Konon yng pertama kali dimakamkan di pemakaman keramat ini adalah Tumenggung Anggadipa atau Pangeran Anggadipa.
Menurut catatan sejarah, Anggadipa seorang bangsawan Jepara yang ditunjuk kerajaan Mataram untuk mengisi kevakuman pemerintahan di Pulau Madura akibat invasi Sultan Agung. Disebutkan bahwa Pangeran Anggadipa sangat betah di Sumenep.
Saat selesai masa tugasnya, Anggadipa tidak kembali ke Jepara. Dia bersama keluarganya memilih tinggal di Sumenep hingga akhir hidupnya. Saat wafat, Anggadipa dimakamkan di bukit yang terletak di Desa Kebunagung, yaitu lokasi Asta Tinggi saat ini.
Lihat Juga :