Viral Curhat Anggota Brimob Setor Uang Ratusan Juta Rupiah Tapi Masih Dimutasi

Senin, 05 Juni 2023 - 17:17 WIB
loading...
Viral Curhat Anggota...
Tampak curhatan anggota Brimob disertai unggahan ibundanya yang tengah dirawat di rumah sakit. Sontak curhatannya ini pun viral di media sosial. Foto: @andrydarmairawan
A A A
PEKANBARU - Seorang anggota Brimob bernama Bripka Andry Darma Irawan mengungkap kekesalannya dan curhat di media sosial karena dimutasi meski telah menyetor uang ratusan juta.

Curhatan Bripka Andry ini pun viral di media sosial. Dia mengaku kesal dimutasi dari Kabupaten Rokan Hilir dan ditarik ke Brimob Polda Riau di Kota Pekanbaru.

Dalam curhatannya di IG-nya,@andrydarmairawan yang dilihat Senin (5/6/2023) mengungkapkan bahwa dirinya berdinas di Batalyon B Rokan Hilir. Padahal dia mengaku sudah menyetor uang Rp650 juta kepada atasnnya, Komandan Batalyon Pelopor B Brimob di Rohil.

Baca juga: Viral! Guru di Pangandaran Mengaku Kena Pungli dan Intimidasi hingga Mengundurkan Diri

"Saya Bripka Andry Darma Irawan sebelumnya berdinas di Batalyon B Plopor Rokan Hilir Brimobda Polda Riau. Saya di "Saya dimutasi, Demosi tanpa ada kesalahan dari Batalyon B Pelopor ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru," curhatnya.

Dia menjelaskan bahwa surat mutasinya sudah ditanda tangani pada 8 Maret 2023. Atas surat ini, Andry mengaku sudah menemui Komadan Brimob Polda Riau Kombes Rony Lumban Gaol.



Kepada komadannya dia mengaku kalau masih harus merawat ibunya yang sedang sakit. Andry pun meminta pertimbangan agar tidak dimutasi.

Dalam curhatannya, Andry mengaku komandannya di Pekanbaru menyatakan bahwa mutasi itu karena dirinya sudah terlalu lama di Rokan Hilir dan nyaman dan tidak memberikan kontribusi kepada satuan.

Baca juga: Viral! Pria Ini Curhat di Medsos, Anak dan Istrinya Meninggal karena Ditelantarkan Bidan Puskesmas

Andry pun mengaku bahwa dirinya sudah menjalankan perintah Danyon Pelopor Rohil untuk mencari dana. Diapun sudah mengumpulkan uang Rp 650 juta.

"Sampai bulan Februari 2023 saya sudah mengumpulkan uang Rp650 juta ke rekening komandan saya atas nama Kompol Petrus. Saya sudah mengumpulkan uang sejak Januari 2023," tukasnya.

Atas hal tersebut, Bid Propam Polda Riau melakukan pemeriksaan terhadap Bripka Andry. Tim Propam saat ini masih mendalami postingan curhatan Bripka Andry Darma Irawan anggota Brimob Polda Riau yang Viral di media sosial instagram tersebut.

Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Johanes Setiawan mengatakan bahwa Bripka Andry Darma Irawan membuat postingan tersebut lantaran tidak terima di mutasi demosi padahal dirinya tidak ada kesalahan selama berdinas di Batalyon B Rokan Hilir.

"Mutasi terhadap Bripka Andry tersebut merupakan mutasi rutin. Ia dimutasi bersama 34 personil lainnya. Bukan bersifat demosi," kata Kombes Pol Johanes Setiawan kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (05/06/2023).

Baca juga: Jemaah Haji Majalengka Minta Turun Pesawat karena Ingat Belum Kasih Makan Ayam

Terkait curhatan Bripka Andry yang mengatakan bahwa telah menyerahkan sejumlah uang setoran kepada Komandan Batalyon Pelopor Maggala bernama Kompol Petrus yang tengah heboh di media sosial tersebut.

Kombes Johanes mengatakan bahwa kasus tersebut sudah diproses oleh Propam Polda Riau sejak bulan Maret 2023 lalu.

"Kita sudah memeriksa 8 orang sebagai saksi. Jadi kasusnya sedang ditindaklanjuti. Terkait setoran ini masih didalami, nanti pembuktiannya ada di sidang, Kompol Petrus pun saat ini sudah dicopot jabatannya dalam rangka pemeriksaan," kata Johanes.

Dia menambahkan bahwa sejak dimutasi ke Pekanbaru, Bripka Andry belum sekalipun masuk dinas ke kesatuannya di Batalyon A Pekanbaru.

"Jadi sampai sekarang dia belum masuk dinas sejak pertama kali ia dimutasi. Sehingga tanggal disidang dan sudah diputus, namun tidak tetap tidak hadir," pungkasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Digugat Pegawai ke PTUN...
Digugat Pegawai ke PTUN Jakarta, Menteri HAM Natalius Pigai Akhirnya Buka Suara
Pegawai Kementerian...
Pegawai Kementerian HAM Gugat SK Mutasi yang Diteken Menteri Natalius Pigai
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Gaji Guru Honorer Masih...
Gaji Guru Honorer Masih Rendah, 74% Dibayar di Bawah Rp2 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved