Viral Akses Jalan Keluar Masuk Rumah di Malang Terhalang Tembok Tetangga, Ini Faktanya
Rabu, 09 Oktober 2024 - 19:00 WIB
loading...
Vial akses jalan rumah warga di Singosari Malang ditembok tetangga. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
MALANG - Peristiwa penembokan akses jalan keluarga masuk warga di Malang menjadi perhatian. Pasalnya akses jalan ini ditembok oleh salah satu warga, hingga didokumentasikan warga lain dan diunggahnya di media sosial (medsos).
Pada video yang beredar itu tersematkan keterangan ‘kasihan banget ibu ini keluar masuk saja susah’. Terlihat darı video yang viral beredar, warga harus berjalan menyampingkan badan untuk bisa keluar darı rumahnya.
Warga itu terlihat kesulitan keluar akses rumahnya yang tertutup tembok oleh dinding yang diduga dibuat oleh tetangga. Jarak antara tembok satu dengan tembok lain yang tinggi, tak sampai 1 meter.
Baca juga: Pilu Warga Cicentang Serpong, Akses Jalan Ditutup Tembok Beton
Dari penelusuran video ini ternyata berada di sebuah Dusun Prodo RT 06 B RW 7, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Usai viral, kepolisian darı Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta Kades Klampok, mendatangi lokasi itu.
Kapolsek Singosari Kompol Masyhur Ade menuturkan, darı hasil keterangan pemilik rumah dan pemilik lahan yang membangun tembok itu diketahui penembokan sudah terjadi sejak setahun lamanya, atau sejak Februari 2023 lalu.
Akses jalan yang terhalangi itu merupakan rumah milik Abdul Rokhim (50) warga Dusun Prodo RT 06 B RW 7 Desa Klampok, Kecamatan Singosari.
Pada video yang beredar itu tersematkan keterangan ‘kasihan banget ibu ini keluar masuk saja susah’. Terlihat darı video yang viral beredar, warga harus berjalan menyampingkan badan untuk bisa keluar darı rumahnya.
Warga itu terlihat kesulitan keluar akses rumahnya yang tertutup tembok oleh dinding yang diduga dibuat oleh tetangga. Jarak antara tembok satu dengan tembok lain yang tinggi, tak sampai 1 meter.
Baca juga: Pilu Warga Cicentang Serpong, Akses Jalan Ditutup Tembok Beton
Dari penelusuran video ini ternyata berada di sebuah Dusun Prodo RT 06 B RW 7, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Usai viral, kepolisian darı Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta Kades Klampok, mendatangi lokasi itu.
Kapolsek Singosari Kompol Masyhur Ade menuturkan, darı hasil keterangan pemilik rumah dan pemilik lahan yang membangun tembok itu diketahui penembokan sudah terjadi sejak setahun lamanya, atau sejak Februari 2023 lalu.
Akses jalan yang terhalangi itu merupakan rumah milik Abdul Rokhim (50) warga Dusun Prodo RT 06 B RW 7 Desa Klampok, Kecamatan Singosari.
Lihat Juga :