Semarang Smart City Jadi Pijakan Tranformasi Kota Semarang
Kamis, 23 Juli 2020 - 08:52 WIB
loading...
Semarang Smart City Jadi Pijakan Tranformasi Kota Semarang. Foto/SINDOnews/Angga Ros
A
A
A
SEMARANG - Wali Kota Semarang , Hendrar Prihadi didapuk sebagai salah satu pembicara virtual meeting APJII - FORKASI dengan tema Kesiapan Infrastruktur Menghadapi Era Normal Baru.
Dalam kegiatan tersebut, dirinya meceritakan sejumlah upaya dalam membangun jaringan komunikasi di Kota Semarang yang menyambungkan seluruh stakeholder.
"Kota Semarang yang memiliki wilayah terluas dibanding kota - kota besar lain di Indonesia. Dulu memiliki tantangan dalam mengupayakan pembangunan secara menyeluruh. Untuk itu, saya merasa perlu menyambungkan seluruh daerah, agar masyarakat dapat berkomunikasi dengan mudah kepada pemerintah," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (23/7/2020).
Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun kemudian memulai program smart city pada 2013. Poin utama Smart City yang dibangunnya tidak hanya sekedar soal digitalisasi.
"Sepakat dengan Prof. Hono, kami meyakini bahwa Smart City tidak melulu berbicara persoalan TIK dan digitalisasi semata. Melainkan pada upaya merampingkan berbagai usaha yang dimiliki agar terwujud pelayanan yang lebih baik dan cepat," ujar Hendi.
Dalam kegiatan tersebut, dirinya meceritakan sejumlah upaya dalam membangun jaringan komunikasi di Kota Semarang yang menyambungkan seluruh stakeholder.
"Kota Semarang yang memiliki wilayah terluas dibanding kota - kota besar lain di Indonesia. Dulu memiliki tantangan dalam mengupayakan pembangunan secara menyeluruh. Untuk itu, saya merasa perlu menyambungkan seluruh daerah, agar masyarakat dapat berkomunikasi dengan mudah kepada pemerintah," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (23/7/2020).
Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun kemudian memulai program smart city pada 2013. Poin utama Smart City yang dibangunnya tidak hanya sekedar soal digitalisasi.
"Sepakat dengan Prof. Hono, kami meyakini bahwa Smart City tidak melulu berbicara persoalan TIK dan digitalisasi semata. Melainkan pada upaya merampingkan berbagai usaha yang dimiliki agar terwujud pelayanan yang lebih baik dan cepat," ujar Hendi.
Lihat Juga :