Pemerhati Lingkungan Makin Khawatir dengan Kondisi SM Rawa Singkil

Selasa, 16 Mei 2023 - 18:03 WIB
loading...
Pemerhati Lingkungan...
Kerusakan bentang alam kawasan Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil cukup mengkhawatirkan. Kegiatan pembalakan liar dan perambahan untuk alih fungsi lahan di kawasan konservasi tersebut masih terjadi.(Ist)
A A A
BANDA ACEH - Kerusakan bentang alam kawasan Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil cukup mengkhawatirkan. Kegiatan pembalakan liar dan perambahan untuk alih fungsi lahan di kawasan konservasi tersebut masih terjadi.

Sayangnya, masih belum ada tindakan tegas untuk menghentikannya. Maraknya aktivitas ilegal di kawasan SM Rawa Singkil itu sebagaimana diungkap Manager Geographic Information System (GIS) Yayasan HakA, Lukmanul Hakim.

Menurut Lukmanul, aktivitas ilegal tersebut sejatinya sudah berlangsung sejak lama dan kian masif belakangan ini. "Kami rutin memantau kondisi tutupan hutan di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) termasuk SM Rawa Singkil," kata dia, melalui keterangan tertulisnya, Senin (15/5/2023)

Dia menyebutkan jika terus melakukan pemantauan bersama Yayasan HAkA setiap bulan dengan metode remote sensing. Bahkan, data terbaru dari pemantauan cukup mencengangkan. Pada periode April 2023, SM Rawa Singkil kehilangan tutupan hutan seluas 54 hektare.

"Total selama Januari-April 2023, SM Rawa Singkil mengalami kehilangan tutupan hutan seluas 258 hektare atau meningkat 66% dibanding periode yang sama pada tahun lalu," beber Lukmanul.

Dia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2002, ada sekitar 716 hektare hutan yang hilang di Rawa Singkil. Jumlah kerusakan itu terus meningkat setiap tahunnya, sejak 2019. Lambannya respons pemerintah membuat kecewa para penggiat lingkungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Polda Riau Tetapkan...
Polda Riau Tetapkan Korporasi Raksasa Sawit Jadi Tersangka Kasus Perusakan Lingkungan
Kebijakan Presiden Cabut...
Kebijakan Presiden Cabut Izin Perusahaan Tunjukkan Keberpihakan pada Lingkungan
Laporan Istri Tewas...
Laporan Istri Tewas Dipatuk Ular Tidak Teregister, 4 Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Propam Polri
Viral Pria Ceraikan...
Viral Pria Ceraikan Istri usai Lulus PPPK, BKPSDM Aceh Singkil Panggil Pelaku
KLH Temukan Pencemaran...
KLH Temukan Pencemaran Lingkungan Akibat Tambang Nikel di Raja Ampat
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Dari Aceh Singkil ke...
Dari Aceh Singkil ke UI, Perjuangan Maudatinur Lulus Sarjana Keperawatan 3,5 Tahun
Hasil Survei: 85% Gen...
Hasil Survei: 85% Gen Z Nilai Kerusakan Lingkungan Ancam Ketahanan Bangsa dan Negara
Rekomendasi
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved