Waspada! Wabah Malaria Mengganas di Aceh Singkil, Puluhan Warga Terjangkit
Selasa, 04 Juni 2024 - 12:41 WIB
loading...
Pemkab Aceh Singkil menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria sejak Kamis 16 Mei 2024. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
ACENG SINGKIL - Pemkab Aceh Singkil menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria sejak Kamis 16 Mei 2024. Penetapan itu setelah wabah malaria di wilayahnya mulai meluas dari semula wabah hanya di Kecamatan Pulau Banyak Barat, kini Pulau Banyak Barat.
Bahkan, penyakit itu kini menyebar hingga kedua Kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Pulau Banyak, dan Kuala Baru, Aceh Singkil. “Kami lakukan upaya penanganan menekan wabah malaria,” Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Raja Maringin, Selasa (4/6/2024).
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil mencatat setidaknya 33 kasus malaria mulai April hingga Mei 2024 yang tersebar di sejumlah kecamatan. Dari 33 kasus tersebut, sebanyak 21 kasus terjadi di Kecamatan Pulau Banyak, 10 kasus di Kecamatan Pulau Banyak Barat.
Baca Juga: Manfaat Kesehatan Daun Mimba, Salah Satunya Obat Malaria
Kemudian 1 kasus di Kecamatan Singkil Utara, dan 1 kasus lainnya di Kecamatan Kuala Baru. Dari 33 kasus malaria itu, 1 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia, 1 orang masih dalam proses pengobatan, dan 21 lainnya sudah selesai pengobatan.
Bahkan, penyakit itu kini menyebar hingga kedua Kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Pulau Banyak, dan Kuala Baru, Aceh Singkil. “Kami lakukan upaya penanganan menekan wabah malaria,” Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Raja Maringin, Selasa (4/6/2024).
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil mencatat setidaknya 33 kasus malaria mulai April hingga Mei 2024 yang tersebar di sejumlah kecamatan. Dari 33 kasus tersebut, sebanyak 21 kasus terjadi di Kecamatan Pulau Banyak, 10 kasus di Kecamatan Pulau Banyak Barat.
Baca Juga: Manfaat Kesehatan Daun Mimba, Salah Satunya Obat Malaria
Kemudian 1 kasus di Kecamatan Singkil Utara, dan 1 kasus lainnya di Kecamatan Kuala Baru. Dari 33 kasus malaria itu, 1 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia, 1 orang masih dalam proses pengobatan, dan 21 lainnya sudah selesai pengobatan.
Lihat Juga :