Catut Nama Gubernur AAU, Napi Lapas Sibolga Tipu Warga Yogya
Selasa, 21 Juli 2020 - 06:05 WIB
loading...
A
A
A
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Sudjarwoko mengatakan kasus ini berawal saat JS yang mengaku Gubernur AAU menghubungi warga Purwikinanti, Yogyakarta Indah Prastini Setyaningsih melalui telepon, Sabtu (4/7/2020).
Ia menawarkan lelang mobil sitaan negara dengan tanda jadi Rp10 ribu. "Karena mengenal dan masih kerabat, korban tidak menaruh curiga, sehingga langsung mentransfer uang Rp 10 juta ke rekening yang diberikan," kata Sudjarwoko, Senin (20/7/2020).
Sudjarwoko menjelaskan setelah uang ditransfer, JS meminta korbannya menunggu nanti akan dihubungi petugas bea cukai untuk proses lelang.
Beberapa saat kemudian, JS yang mengganti nomor menghubungi korban dan mengaku sebagai petugas Bea Cukai. Saat itu meminta uang tambahan Rp10 juta, untuk biaya lelang mobil yang sudah dijanjikan dan uang pulsa Rp500 ribu.
"Awalnya korban tidak curiga, namun mulai curiga saat pelaku kembali meminta transfer uang diluar kesepakatan awal. Sadar menjadi korban penipuan, selanjutnya melapor ke Mapolresta Yogyakarta, Senin (6/7/2020)," paparnya.
Ia menawarkan lelang mobil sitaan negara dengan tanda jadi Rp10 ribu. "Karena mengenal dan masih kerabat, korban tidak menaruh curiga, sehingga langsung mentransfer uang Rp 10 juta ke rekening yang diberikan," kata Sudjarwoko, Senin (20/7/2020).
Sudjarwoko menjelaskan setelah uang ditransfer, JS meminta korbannya menunggu nanti akan dihubungi petugas bea cukai untuk proses lelang.
Beberapa saat kemudian, JS yang mengganti nomor menghubungi korban dan mengaku sebagai petugas Bea Cukai. Saat itu meminta uang tambahan Rp10 juta, untuk biaya lelang mobil yang sudah dijanjikan dan uang pulsa Rp500 ribu.
"Awalnya korban tidak curiga, namun mulai curiga saat pelaku kembali meminta transfer uang diluar kesepakatan awal. Sadar menjadi korban penipuan, selanjutnya melapor ke Mapolresta Yogyakarta, Senin (6/7/2020)," paparnya.
Lihat Juga :