Di Hadapan Dewan, Gubernur Singgung Soal Helikopter
Selasa, 21 Juli 2020 - 09:35 WIB
loading...
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memaparkan gambaran sulitnya kondisi medan ke lokasi bencana banjir bandang Luwu Utara lantaran akses jalur darat terputus di hadapan anggota DPRD Sulsel. Foto : SINDOnews/Doc
A
A
A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memaparkan gambaran sulitnya kondisi medan ke lokasi bencana banjir bandang Luwu Utara lantaran akses jalur darat terputus, di hadapan anggta DPRD Sulsel pada paripurna pemaparan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2021.Transportasi udara seperti helikopter sangat diperlukan dalam kondisi darurat bencana. Baca : NA Usul Pengadaan Helikopter untuk Penanggulangan Bencana
"Memang di awal kita agak kesulitan karena jembatan terputus, sehingga distribusi logistik sangat sulit. Sehingga saya terpaksa menghadap bapak presiden melaporkan kondisi ini dan meminta bantuan. Bantuan yang pertama kami minta bantuan helikopter. Karena dalam rangka mengantar logistik," ungkap Nurdin.
Dalam pemaparannya, Nurdin memberi sinyal transportasi udara seperti helikopter sangat diperlukan dalam kondisi darurat bencana. Apalagi kondisi di Sulsel dengan 24 kabupaten/kota yang bisa kena bencana dan butuh penanganan cepat.
"Kita tidak tahu kapan bencana itu datang. Dalam kondisi darurat seperti ini, kalau kita masih pinjam kemana-mana, saya kira tidak ada masalah. Tetapi di saat betul-betul kita harus hadir cepat, saya kira ini saya mohon pandangan kita semua agar kita menyiapkan untuk keadaan darurat daerah kita,"ujarnya.
Hanya saja, Nurdin belum mau sesumbar terkait kebutuhan helikopter ini. Menurutnya, pihaknya belum memberikan usulan pengadaan. Dia berdalih hanya memberikan gambaran kondisi kepada anggota dewan untuk dianalisa.
"Memang di awal kita agak kesulitan karena jembatan terputus, sehingga distribusi logistik sangat sulit. Sehingga saya terpaksa menghadap bapak presiden melaporkan kondisi ini dan meminta bantuan. Bantuan yang pertama kami minta bantuan helikopter. Karena dalam rangka mengantar logistik," ungkap Nurdin.
Dalam pemaparannya, Nurdin memberi sinyal transportasi udara seperti helikopter sangat diperlukan dalam kondisi darurat bencana. Apalagi kondisi di Sulsel dengan 24 kabupaten/kota yang bisa kena bencana dan butuh penanganan cepat.
"Kita tidak tahu kapan bencana itu datang. Dalam kondisi darurat seperti ini, kalau kita masih pinjam kemana-mana, saya kira tidak ada masalah. Tetapi di saat betul-betul kita harus hadir cepat, saya kira ini saya mohon pandangan kita semua agar kita menyiapkan untuk keadaan darurat daerah kita,"ujarnya.
Hanya saja, Nurdin belum mau sesumbar terkait kebutuhan helikopter ini. Menurutnya, pihaknya belum memberikan usulan pengadaan. Dia berdalih hanya memberikan gambaran kondisi kepada anggota dewan untuk dianalisa.
Lihat Juga :