Hormati Nyepi, Tol Bali Mandara Bakal Ditutup 32 Jam Mulai Selasa Malam
Senin, 20 Maret 2023 - 07:55 WIB
loading...
Jalan Tol Bali Mandara, bakal ditutup selama 32 jam untuk menghormati umat Hindu yang melaksanakan perayaan Nyepi. Foto/iNews TV/Bagus Alit
A
A
A
BADUNG - Demi menghormati umat Hindu yang sedang menjalankan perayaan Nyepi, Jalan Tol Bali Mandara bakal ditutup selama 32 jam. Jalan tol tersebut, hanya akan bisa digunakan untuk kepentingan darurat, seperti mobil pemadam kebakaran, dan ambulans.
Baca juga: Hari Raya Nyepi, Kawasan Wisata Gunung Bromo Tutup Total
PT Jasamarga Bali Tol, akan melakukan penutupan Jalan Tol Bali Mandara, mulai Selasa (21/3/2023) pada pukul 23.00 Wita. Jalan tol tersebut, baru dibuka kembali pada Kamis (23/3/2023) mulai pukul 07.00 Wita.
Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, I Ketut Adi Putra Karang mengungkapkan, kebijakan penutupan Jalan Tol Bali Mandara ini, sama seperti dengan yang dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga: Patih Djojodigdo, Pemilik Ilmu Abadi yang Makamnya Digantung
Jalan Tol Bali Mandara, menghubungkan Kota Denpasar, dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurai Rai, serta kawasan Nusa Dua. "Kami lakukan penutupan Jalan Tol Bali Mandara, dalam rangka menjaga dan menghormati keluhuran tradisi, serta kebudayaan Bali," tegas Putra Karang.
Baca juga: Hari Raya Nyepi, Kawasan Wisata Gunung Bromo Tutup Total
PT Jasamarga Bali Tol, akan melakukan penutupan Jalan Tol Bali Mandara, mulai Selasa (21/3/2023) pada pukul 23.00 Wita. Jalan tol tersebut, baru dibuka kembali pada Kamis (23/3/2023) mulai pukul 07.00 Wita.
Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, I Ketut Adi Putra Karang mengungkapkan, kebijakan penutupan Jalan Tol Bali Mandara ini, sama seperti dengan yang dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga: Patih Djojodigdo, Pemilik Ilmu Abadi yang Makamnya Digantung
Jalan Tol Bali Mandara, menghubungkan Kota Denpasar, dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurai Rai, serta kawasan Nusa Dua. "Kami lakukan penutupan Jalan Tol Bali Mandara, dalam rangka menjaga dan menghormati keluhuran tradisi, serta kebudayaan Bali," tegas Putra Karang.
Lihat Juga :