Detik-detik Arpandi Perkosa dan Bunuh Gadis 14 Tahun yang Tengah Datang Bulan
Jum'at, 10 Maret 2023 - 13:28 WIB
loading...
Kapolres Sarolangun AKBP Imam Rachman mengatakan dalam kasus pembunuhan ini tersangka mengaku hanya sendiri. SINDOnews/Fahrurozi
A
A
A
SAROLANGUN - Bejat, kata itu pantas disematkan pada Arpandi (44). Warga Bayuwangi, Jawa Timur itu tega membunuh dan memperkosa SA (15) di Cermin Nan Gedang Kabupaten Sarolangun , Jambi beberapa waktu lalu.
Di depan polisi dia menceritakan saat detik-detik sebelum pembunuhan dilakukannya. Dia menyetop korban di jalan, saat korban hendak pulang ke rumah usai mengantar ibunya kerja di kebun sawit. Saat itu pelaku mencoba merayu korban namun tak dihiraukan.
Pelaku yang sudah tidak kuat menahan nafsu itu langsung memperkosa SA (15), namun saat akan menyetubuhi korban, ternyata korban sedang datang bulan. Pelaku terus melakukan niatnya untuk mendapatkan kepuasan birahi yang sudah di ubun-ubun
Usai menyetubuhi korban, pelaku langsung mengenakan pakaian, saat itu juga korban menangis dengan pakaian setengah terbuka berjalan hendak menuju sepeda motornya.
Melihat korban hendak kabur dan agar aksi bejat yang dilakukan tersangka tidak di ketahui orang tua korban, ketika itu pelaku mengambil sebatang kayu berukuran sebetis orang dewasa lalu memukul kepala bagian belakang korban sehingga korban jatuh pingsan di TKP.
Di depan polisi dia menceritakan saat detik-detik sebelum pembunuhan dilakukannya. Dia menyetop korban di jalan, saat korban hendak pulang ke rumah usai mengantar ibunya kerja di kebun sawit. Saat itu pelaku mencoba merayu korban namun tak dihiraukan.
Pelaku yang sudah tidak kuat menahan nafsu itu langsung memperkosa SA (15), namun saat akan menyetubuhi korban, ternyata korban sedang datang bulan. Pelaku terus melakukan niatnya untuk mendapatkan kepuasan birahi yang sudah di ubun-ubun
Usai menyetubuhi korban, pelaku langsung mengenakan pakaian, saat itu juga korban menangis dengan pakaian setengah terbuka berjalan hendak menuju sepeda motornya.
Melihat korban hendak kabur dan agar aksi bejat yang dilakukan tersangka tidak di ketahui orang tua korban, ketika itu pelaku mengambil sebatang kayu berukuran sebetis orang dewasa lalu memukul kepala bagian belakang korban sehingga korban jatuh pingsan di TKP.
Lihat Juga :