Sakit dan Tak Diurus, Damina Harus Hadapi Gugatan Anak dan Cucu

Jum'at, 17 Juli 2020 - 14:27 WIB
loading...
Sakit dan Tak Diurus,...
Hj. Damila (78) digugat oleh anak dan cucunya. Foto/SINDOnews/Berli Zulkanedi
A A A
BANYUASIN - Hj Damina, wanita lanjut usia (Lansia) harus berhadap-hadapan dengan anak dan cucunya sendiri di pengadilan. Nenek berusia 78 tahun asal Banyuasin, Sumatera Selatan tersebut, digugat keturunannya, karena persoalan harta.

(Baca juga: Harta Tak Dibawa Mati, Ibu Berkursi Roda Diseret ke Pengadilan )

Saat ini, Hj Damina hidup bersama salah seorang cucu bernama Angga di Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin II, Banyuasin. Sementara orang tua Angga sudah meninggal dunia. "Saya sendiri tidak tinggal sama anak-anak, durhaka. Saya tinggal sama cucu (Angga) sudah sekitar empat tahun," ujar Damila.

Terkait tanah yang dijual dirinya yang kemudian digugat secara perdata oleh ketiga anak perempuan dan satu cucunya. Awalnya luas lahan tersebut sekitar 8.000 meter persegi. Kemudian karena suaminya telah meninggal, tanah tersebut dibagi-bagi kepada anak-anaknya sehingga tersisa sekitar 5.000 meter persegi lebih. "Semua sudah dibagi rata 750 meter persegi. Dan masih ada sisa," tuturnya.

(Baca juga: Wanita Aceh Selatan Ini Menitikkan Air Mata Saat Dihukum Cambuk )

Kemudian menurutnya, sisa lahan tersebut dijual untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari mulai dari beli obat, pergi ke dokter, beli pampers dan kebutuhan makan dan minum sehari-hari. "Karena tidak ada yang memberikan uang, ada kebutuhan berobat dan macam-macam, ya jual tanah," katanya.

Hj Damina, tidak menyangka akan terjadi seperti ini. Karena menurutnya, bagian anak-anaknya telah diberikan dan yang dijual adalah tanah sisa dan itupun dijual untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan berobat. "Mudaha-mudahan keputusan hakim adil," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Staf Ahli Menteri dan...
Staf Ahli Menteri dan Tenaga Ahli Apresiasi Inovasi serta Pembinaan di Lapas Banyuasin
Hasil Survei Pilbup...
Hasil Survei Pilbup Banyuasin 2024 Versi LKPI, Begini Persaingannya
Pertanian Lahan Rawa...
Pertanian Lahan Rawa Dikembangkan Petani Muda Banyuasin
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Resmikan Koperasi Petani di Banyuasin
Lahan Rawa di Banyuasin...
Lahan Rawa di Banyuasin Dikembangkan untuk Ketahanan Pangan Nasional
Pencuri Benih Lobster...
Pencuri Benih Lobster Tertangkap di Banyuasin, Penyelundupan Disinyalir hingga 1 Juta Ekor Per Hari
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Parit, Jejak Nadi Masyarakat...
Parit, Jejak Nadi Masyarakat Bugis Perantauan di Pelosok Perairan Banyuasin, Sumatera Selatan
Diikuti 896 Pendekar,...
Diikuti 896 Pendekar, Turnamen Pencak Silat Banyuasin Cup II Digelar
Rekomendasi
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Goal Aksis dan Cipta...
Goal Aksis dan Cipta Cendikia FA Berebut Gelar Juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15
Ketum DPP Rekat Indonesia...
Ketum DPP Rekat Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat Korupsi
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved