PNS di Purwakarta Diduga Cabuli Lima Bocah Laki-laki
Kamis, 16 Juli 2020 - 15:37 WIB
loading...
Pelaku mengenakan pakaian tahanan saat digiring petugas Polres Karawang.Foto/Nila Kusuma
A
A
A
PURWAKARTA - Polres Karawang menangkap SPD (44), karena melakukan pencabulan terhadap sejumlah anak laki -laki. Pelaku merupakan PNS tenaga kesehatan di salah puskesmas di Purwakarta. Petualangan pelaku berakhir saat melakukan aksi bejatnya di toilet pasar Cikampek.
"Pelaku sudah kita amankan setelah kami mendapatkan laporan para korban dan memiliki sejumlah alat bukti. Dari pengakuan sementara pelaku merupakan salah satu PNS di Purwakarta. Hingga saat ini diketahui korban berjumlah 5 orang anak. Namun kami masih mengembang kemungkinan ada korban lainnya," kata Wakapolres Karawang, Kompol Faisal Pasaribu, Kamis (16/7/20).
Menurut Faisal, dari hasil pemeriksaan sementara ada 5 orang korban yaitu, BS (23), SF (15), DV (16) IG (16) dan AN (27). Dalam menjalankan aksinya pelaku memberikan korbannya sejumlah uang antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu.
"Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari korban lain. Karena pelaku melakukan kejahatannya sejak tahun 2017," katanya. (Baca juga: ABG Ini Jualan Narkoba Dicokok Polres Majalengka )
Faisal mengatakan dalam mengincar mangsanya pelaku memanfaatkan media sosial. Ditemukan banyak jejak chatting di akun pelaku kepada sejumlah bocah laki-laki.
"Pelaku sudah kita amankan setelah kami mendapatkan laporan para korban dan memiliki sejumlah alat bukti. Dari pengakuan sementara pelaku merupakan salah satu PNS di Purwakarta. Hingga saat ini diketahui korban berjumlah 5 orang anak. Namun kami masih mengembang kemungkinan ada korban lainnya," kata Wakapolres Karawang, Kompol Faisal Pasaribu, Kamis (16/7/20).
Menurut Faisal, dari hasil pemeriksaan sementara ada 5 orang korban yaitu, BS (23), SF (15), DV (16) IG (16) dan AN (27). Dalam menjalankan aksinya pelaku memberikan korbannya sejumlah uang antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu.
"Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari korban lain. Karena pelaku melakukan kejahatannya sejak tahun 2017," katanya. (Baca juga: ABG Ini Jualan Narkoba Dicokok Polres Majalengka )
Faisal mengatakan dalam mengincar mangsanya pelaku memanfaatkan media sosial. Ditemukan banyak jejak chatting di akun pelaku kepada sejumlah bocah laki-laki.
Lihat Juga :