Perguruan Silat di Tulungagung Diminta Tidak Rekrut Anak di Bawah Umur
Kamis, 09 Februari 2023 - 19:02 WIB
loading...
Buntut kasus pengeroyokan, perguruan silat di tulungagung diminta tidak menerima anggota yang belum dewasa. Terkait pengeroyokan ini, Polres Tulungagung telah menangkap empat oknum pesilat. Foto ilustrasi
A
A
A
TULUNGAGUNG - Buntut kasus pengeroyokan , perguruan silat di tulungagung diminta tidak menerima anggota yang belum dewasa. Terkait pengeroyokan ini, Polres Tulungagung telah menangkap empat oknum pesilat yang diduga terlibat aksi penganiayaan di wilayah Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.
Keempat oknum pesilat itu masih berusia di bawah umur. Menyusul penangkapan itu Kapolres Tulungagung merekomendasikan perguruan silat untuk tidak lagi menerima anggota di bawah umur. Baca juga: Dipanggil ke Polda Metro Jaya Terkait Kasus Tanah, Bripka Madih Ngaku Pernah Dikeroyok 12 Orang
“Sebaiknya tidak merekrut anggota yang usianya masih di bawah umur karena kondisi mentalnya masih labil,” ujar Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto kepada wartawan.
Insiden penganiayaan terjadi pada Minggu 5 Februari 2023 lalu. Korban seorang perempuan berinisial SW (42) dan keponakannya berinisial GK yang berumur 17 tahun.
Pengeroyokan terjadi saat korban berboncengan sepeda motor hendak mengantarkan berkat acara selamatan. Baru tiba di ujung gang yang tidak jauh dari rumahnya, sejumlah orang yang diduga rombongan pesilat datang menghampiri.
GK tiba-tiba dikeroyok. Melihat keponakannya jadi bulan-bulanan, SW berusaha melindungi. Akibatnya ia ikut juga menjadi sasaran penganiayaan. Aksi pengeroyokan ini sempat viral di media sosial. Baca juga: Mencekam! Puluhan Anggota Geng Motor Brutal Serang Warung Kopi di Medan
Keempat oknum pesilat itu masih berusia di bawah umur. Menyusul penangkapan itu Kapolres Tulungagung merekomendasikan perguruan silat untuk tidak lagi menerima anggota di bawah umur. Baca juga: Dipanggil ke Polda Metro Jaya Terkait Kasus Tanah, Bripka Madih Ngaku Pernah Dikeroyok 12 Orang
“Sebaiknya tidak merekrut anggota yang usianya masih di bawah umur karena kondisi mentalnya masih labil,” ujar Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto kepada wartawan.
Insiden penganiayaan terjadi pada Minggu 5 Februari 2023 lalu. Korban seorang perempuan berinisial SW (42) dan keponakannya berinisial GK yang berumur 17 tahun.
Pengeroyokan terjadi saat korban berboncengan sepeda motor hendak mengantarkan berkat acara selamatan. Baru tiba di ujung gang yang tidak jauh dari rumahnya, sejumlah orang yang diduga rombongan pesilat datang menghampiri.
GK tiba-tiba dikeroyok. Melihat keponakannya jadi bulan-bulanan, SW berusaha melindungi. Akibatnya ia ikut juga menjadi sasaran penganiayaan. Aksi pengeroyokan ini sempat viral di media sosial. Baca juga: Mencekam! Puluhan Anggota Geng Motor Brutal Serang Warung Kopi di Medan
Lihat Juga :