Kisah Strategi Jenius Arya Wiraraja Hancurkan Singasari dan Besarkan Majapahit
Kamis, 02 Februari 2023 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Arya Wiraraja tahu, Singasari tengah mengalihkan kekuatan militer utamanya ke Pamalayu. Dalam misi penyatuan Nusantara, Singasari menjalankan ekspedisi Pamalayu. Kerajaan-kerajaan di kawasan Melayu (Sumatera) berusaha ditaklukkan.
Situasi itu adalah kesempatan besar untuk Jayakatwang segera melakukan penyerangan. Tak berlangsung lama, mendadak muncul serangan dari pasukan Jayakatwang ke Singasari. Istana Singasari diserbu sekaligus diobrak-abrik hingga berakibat tewasnya Raja Kertanegara.
Empat putri Kertanegara bersama Sanggrama Wijaya atau Raden Wijaya, yakni menantu Kertanegara berhasil meloloskan diri. Dalam situasi terjepit, Wijaya meminta suaka politik ke Madura, dan oleh Arya Wiraraja diterima. Sebab keduanya terhitung masih saudara sepupu.
Baca juga: Gugur saat Patroli di Papua, Letda Inf. Ryan Alferio Putra Perdana Ternyata Lulusan Terbaik Pendidikan Raider 2021
Atas saran Arya Wiraraja pula, Raden Wijaya berangsur-angsur mampu memperbaiki hubungan dengan Jayakatwang. Bahkan Jayakatwang menghadiahi tanah berupa hutan belantara di wilayah Tarik.
Bersama dua orang putranya, yakni Arya Nambi dan Arya Menak Koncar, Arya Wiraraja diam-diam membangun kekuatan bersama Raden Wijaya. Setelah menghancurkan Jayakatwang, yakni juga meminjam tangan pasukan Kubilai Khan, Arya Wiraraja dan Raden Wijaya lantas mendirikan Kerajaan Majapahit (1293).
Atas jasa besarnya, Arya Wiraraja dihadiahi Raden Wijaya (Raja Majapahit pertama) wilayah Lumajang, di mana ia sekaligus dinobatkan sebagai raja. Raden Wijaya juga mengangkat Arya Nambi, putra Arya Wiraraja sebagai mahapatih Majapahit.
Situasi itu adalah kesempatan besar untuk Jayakatwang segera melakukan penyerangan. Tak berlangsung lama, mendadak muncul serangan dari pasukan Jayakatwang ke Singasari. Istana Singasari diserbu sekaligus diobrak-abrik hingga berakibat tewasnya Raja Kertanegara.
Empat putri Kertanegara bersama Sanggrama Wijaya atau Raden Wijaya, yakni menantu Kertanegara berhasil meloloskan diri. Dalam situasi terjepit, Wijaya meminta suaka politik ke Madura, dan oleh Arya Wiraraja diterima. Sebab keduanya terhitung masih saudara sepupu.
Baca juga: Gugur saat Patroli di Papua, Letda Inf. Ryan Alferio Putra Perdana Ternyata Lulusan Terbaik Pendidikan Raider 2021
Atas saran Arya Wiraraja pula, Raden Wijaya berangsur-angsur mampu memperbaiki hubungan dengan Jayakatwang. Bahkan Jayakatwang menghadiahi tanah berupa hutan belantara di wilayah Tarik.
Bersama dua orang putranya, yakni Arya Nambi dan Arya Menak Koncar, Arya Wiraraja diam-diam membangun kekuatan bersama Raden Wijaya. Setelah menghancurkan Jayakatwang, yakni juga meminjam tangan pasukan Kubilai Khan, Arya Wiraraja dan Raden Wijaya lantas mendirikan Kerajaan Majapahit (1293).
Atas jasa besarnya, Arya Wiraraja dihadiahi Raden Wijaya (Raja Majapahit pertama) wilayah Lumajang, di mana ia sekaligus dinobatkan sebagai raja. Raden Wijaya juga mengangkat Arya Nambi, putra Arya Wiraraja sebagai mahapatih Majapahit.
(eyt)
Lihat Juga :