Diduga Lakukan Penipuan Investasi Emas Rp300 Miliar, Seorang IRT Dilaporkan ke Bareskrim

Selasa, 14 Juli 2020 - 19:40 WIB
loading...
Diduga Lakukan Penipuan...
RPS, warga Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini, dilaporkan ke polisi karena diduga menipu ratusan konsumennya. SINDOnews/Hasan Kurniawan
A A A
TANGERANG SELATAN - Seorang ibu rumah tangga berinisial RPS (41), dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, karena diduga melakukan penipuan Rp300 Miliar. RPS, warga Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini, dilaporkan ke polisi karena diduga menipu ratusan konsumennya.

Seorang pengacara korban, Ricky Umar Angkawijaya mengatakan, kliennya bernama Putri Anindita Utari dan Alfa Paskarini Sawitri merupakan reseler investasi emas batangan terlapor RPS yang tertipu. Tidak hanya mereka, sejumlah korban dari RPS, yakni Anggi Dwinia Noviana dan Muji Suryati, juga dikabarkan telah melaporkan RPS ke Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.

"Korban mengirim somasi dua kali kepada terlapor, pada Mei 2020 dan Juni 2020. Tetapi tidak ada penyelesaian dan akhirnya, pada awal Juli korban melapor (ke polisi)," kata Ricky, kepada Sindonews, di Bintaro, Selasa (14/7/2020).

Laporan tersebut bernomor LP/B/0354/VII/2020/BARESKRIM. Laporan ini menyangkut tindak pidana penggelapan, penipuan, dan Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU. (Baca juga; Bisnis Seks Fiktif Dibongkar Polsek Pontianak Selatan )

"Sepertinya bisnis ini menggunakan skema piramida. Kasus klien kami hanya gunung es yang terlihat di permukaan. Yang tak terlihat, akan lebih banyak korban akibat bisnis investasi emas dengan skema ini," paparnya.

Dalam menjalankan aksinya, RPS mengaku sebagai distributor yang bekerja sama dengan senior di perusahaan emas. Dia menjual emas dengan sistem preorder atau PO dari hasil lelang bersama temannya yang berbadan hukum.

"Pada April 2019 sampai Oktober 2019, bisnis jual beli logam mulia dengan cara PO tersebut berjalan lancar dan para reseller maupun customer sudah mendapatkan pesanan/order logam mulia," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Rekomendasi
Nasi, Kentang, atau...
Nasi, Kentang, atau Pasta, Mana yang Paling Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Berita Terkini
Generasi Emas Intitute...
Generasi Emas Intitute Ajak Anak Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045
Haul Akbar Syekh Yusuf...
Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari, Ketum Peradi Profesional Komitmen Wakaf Rumah Tahfiz
Pemanfaatan Dana Keistimewaan...
Pemanfaatan Dana Keistimewaan Yogyakarta Berhasil Berdayakan Masyarakat
BMKG Pantau Siklon Tropis...
BMKG Pantau Siklon Tropis NOUL, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved