Sintong Panjaitan dan Keampuhan Operasi Teritorial TNI di Timor Timur
Jum'at, 27 Januari 2023 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Mantan Wadanjen Kopassus Tidur di Kandang Bersama Hewan saat Operasi Penumpasan PGRS
Mereka memakai haluan demokrasi yang terbukti lebih populer di kalangan rakyat Timor Timur. Pada saat itu, kata Sintong TNI sudah waktunya mengganti operasi tempur dengan operasi teritorial.
Pemikiran Sintong Panjaitan terkait pemakaian operasi teritorial disampaikan kepada Panglima ABRI (sekarang Panglima TNI) Jenderal TNI Try Sutrisno dan disetujui.
Terungkap, pemikiran Sintong Panjaitan terkait operasi teritorial sebagai operasi pokok di Timor Timur diperoleh dari pengalaman melaksanakan operasi di Irian Barat. Pada tahun 1967 Sintong memimpin operasi tempur Tim RPKAD (sekarang Kopassus) di daerah Kepala Burung.
Dua tahun kemudian ia kembali ke Irian Barat dengan memikul tugas mengamankan sekaligus memenangkan Pepera. Untuk memenangkan hati rakyat Irian Barat, Sintong Panjaitan menerapkan operasi teritorial dan terbukti.
Mereka memakai haluan demokrasi yang terbukti lebih populer di kalangan rakyat Timor Timur. Pada saat itu, kata Sintong TNI sudah waktunya mengganti operasi tempur dengan operasi teritorial.
Pemikiran Sintong Panjaitan terkait pemakaian operasi teritorial disampaikan kepada Panglima ABRI (sekarang Panglima TNI) Jenderal TNI Try Sutrisno dan disetujui.
Terungkap, pemikiran Sintong Panjaitan terkait operasi teritorial sebagai operasi pokok di Timor Timur diperoleh dari pengalaman melaksanakan operasi di Irian Barat. Pada tahun 1967 Sintong memimpin operasi tempur Tim RPKAD (sekarang Kopassus) di daerah Kepala Burung.
Dua tahun kemudian ia kembali ke Irian Barat dengan memikul tugas mengamankan sekaligus memenangkan Pepera. Untuk memenangkan hati rakyat Irian Barat, Sintong Panjaitan menerapkan operasi teritorial dan terbukti.
(nic)
Lihat Juga :