Kajati Sulsel Evaluasi Kinerja Jaksanya: Yang Parepare dan yang Kasasi
Senin, 13 Juli 2020 - 10:00 WIB
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Firdaus Dewilmar mengaku tengah mengevaluasi kinerja jaksa pada jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel. Laporan terkait perkara yang ditangani jaksa pun banyak ia terima. Foto : Ilustrasi/Istimewa
MAKASSAR - Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Firdaus Dewilmar mengaku tengah mengevaluasi kinerja jaksa pada jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel. Laporan terkait perkara yang ditangani jaksa pun banyak ia terima.
"Aduan dan laporan terkait kinerja Jaksa pasti menjadi pantauan kami. Makanya ada evaluasi dan itu kami lakukan," tukas Firdaus kepada SINDOnews. Baca : Kejati Dalami Dugaan Rekayasa Surat Damai Kasus Asusila Anak di Parepare
Firdaus tak menampik ada beberapa hal yang dievaluasi dari kinerja jaksa, beberapa diantaranya termasuk keseriusan jaksa dalam melakukan banding bahkan kasasi atas sejumlah putusan yang tidak sesuai dengan tuntutan. "Itukan yang di Pare-pare terkait putusan ringan itu, kita evaluasi. Yang di sini soal kasasi juga sudah kita minta jaksanya tidak main main. Jadi evaluasi kinerja jaksa terus berjalan," jelasnya.
Lebih jauh mantan Kajati Gorontalo tersebut menilai saat ini pihaknya memang cenderung fokus pada penanganan COVID-19, utamanya pada pengawalan anggaran refocusing. Kata Dia, itu menjadi prioritas utama yang sebaiknya didukung oleh semua pihak, terutama internal Kejaksaan Tinggi Sulsel.
"Aduan dan laporan terkait kinerja Jaksa pasti menjadi pantauan kami. Makanya ada evaluasi dan itu kami lakukan," tukas Firdaus kepada SINDOnews. Baca : Kejati Dalami Dugaan Rekayasa Surat Damai Kasus Asusila Anak di Parepare
Firdaus tak menampik ada beberapa hal yang dievaluasi dari kinerja jaksa, beberapa diantaranya termasuk keseriusan jaksa dalam melakukan banding bahkan kasasi atas sejumlah putusan yang tidak sesuai dengan tuntutan. "Itukan yang di Pare-pare terkait putusan ringan itu, kita evaluasi. Yang di sini soal kasasi juga sudah kita minta jaksanya tidak main main. Jadi evaluasi kinerja jaksa terus berjalan," jelasnya.
Lebih jauh mantan Kajati Gorontalo tersebut menilai saat ini pihaknya memang cenderung fokus pada penanganan COVID-19, utamanya pada pengawalan anggaran refocusing. Kata Dia, itu menjadi prioritas utama yang sebaiknya didukung oleh semua pihak, terutama internal Kejaksaan Tinggi Sulsel.
Lihat Juga :