Prihatin, Begini Keseharian Orang Tua Siswi yang Tinggal di Bedeng Tanpa Listrik
Rabu, 28 September 2022 - 11:33 WIB
"Cita-cita saya mau jadi dokter, biar bisa bantu orang yang sakit, bisa bahagiain orang tua juga," ungkap Kardila.
Guna menopang kebutuhan sekolah Kardila, sang ibu pun merencanakan untuk berjualan nasi uduk. Sebuah meja kayu kecil dilapisi alas berwarna putih telah disiapkan di depan bedeng.
"Rencananya mau jual nasi uduk, nanti paling di kompleks bawah," ucap Asni.
Kardila merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara. Ketiga kakaknya semua tak bersekolah. Keluarga ini mulai tinggal di rumah bedeng beberapa bulan lalu, semenjak menunggak dan tak sanggup lagi membayar sewa kontrakan Rp600.000 per bulan.
Bedeng itu terbuat tambal sulam, dari kayu dan bambu bekas. Sebelum dibangun di atas lahan pengembang, Karta mengaku telah meminta izin lebih dulu ke pengurus lingkungan agar bisa tinggal di sana sementara waktu.
Guna menopang kebutuhan sekolah Kardila, sang ibu pun merencanakan untuk berjualan nasi uduk. Sebuah meja kayu kecil dilapisi alas berwarna putih telah disiapkan di depan bedeng.
"Rencananya mau jual nasi uduk, nanti paling di kompleks bawah," ucap Asni.
Kardila merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara. Ketiga kakaknya semua tak bersekolah. Keluarga ini mulai tinggal di rumah bedeng beberapa bulan lalu, semenjak menunggak dan tak sanggup lagi membayar sewa kontrakan Rp600.000 per bulan.
Bedeng itu terbuat tambal sulam, dari kayu dan bambu bekas. Sebelum dibangun di atas lahan pengembang, Karta mengaku telah meminta izin lebih dulu ke pengurus lingkungan agar bisa tinggal di sana sementara waktu.
(mhd)
Lihat Juga :
tulis komentar anda