Penumpang Pesawat Keluhkan Biaya Rapid Test di Bandara Juanda
Jum'at, 03 Juli 2020 - 16:55 WIB
Untuk setiap calon penumpang pesawat yang akan melakukan rapid test di area bandara dikenakan biaya Rp290.000 per orang. Dengan kondisi ini, calon penumpang tidak bisa berbuat banyak karena memang hasil rapid test itu diperlukan sebagai salah satu persyaratan utama untuk terbang di tengah pandemi COVID-19 ini.
“Saya mau ke Padang, kalau keberatan biaya rapid test ya keberatan tapi mau gimana lagi,” kata calon penumpang Yudhi.
Calon penumpang lainnya, Sonny, mengaku akan terbang ke Jakarta, dia berharap seharusnya ada subsudi pemerintah untuk biaya rapid test.
Sementara itu, berdasarkan data PT Angkasa Pura 1 Surabaya, sejak 2-3 hari terakhir ini. Jumlah penumpang berangkat melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya sudah mencapai 8.000 orang per harinya.
Kondisi ini dinilai cukup baik di saat pandemi COVID-19 karena sejumlah warga sudah mulai menggunakan jasa penerbangan, pasca pemberlakukan PSBB di Surabaya Raya.
“Saya mau ke Padang, kalau keberatan biaya rapid test ya keberatan tapi mau gimana lagi,” kata calon penumpang Yudhi.
Calon penumpang lainnya, Sonny, mengaku akan terbang ke Jakarta, dia berharap seharusnya ada subsudi pemerintah untuk biaya rapid test.
Sementara itu, berdasarkan data PT Angkasa Pura 1 Surabaya, sejak 2-3 hari terakhir ini. Jumlah penumpang berangkat melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya sudah mencapai 8.000 orang per harinya.
Kondisi ini dinilai cukup baik di saat pandemi COVID-19 karena sejumlah warga sudah mulai menggunakan jasa penerbangan, pasca pemberlakukan PSBB di Surabaya Raya.
(nth)
Lihat Juga :