Aksi Tolak TKA China di Kendari Berlanjut, Massa Meminta Kepala Imigrasi Mundur

Jum'at, 03 Juli 2020 - 15:28 WIB
“Kami pengunjuk rasa meminta agar Kepala Imigrasi dapat menunda masuknya TKA gelombang ke 3 jika tidak Kepala Imigrasi diminta untuk mundur dari jabatannya,” kata Awal koordinator aksi.

Massa mengancam jika aksi mereka tidak dipenuhi maka akan kembali datang melakukan unjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi dan akan menduduki kantor imigrasi.

Diketahui Tenaga Kerja Asing asal China telah masuk ke Konawe, Sulawesi Tenggara dalam 2 tahap . Dimana gelombang pertama tiba pada 23 Juni lalu dengan jumlah 156 TKA.

Sementara gelombang ke 2 tiba pada 30 Juni dengan jumlah 105 orang TKA. Sedangkan gelombang ke 3 direncanakan akan masuk ke Sultra pada tanggal 7 Juli mendatang.

Sebanyak 500 TKA China yang masuk ke wilayah Konawe, Sulawesi Tenggara akan bekerja pada dua perusahaan pemurnian nikel yakni PT VDNI dan PT OSS untuk menyelesaikan 33 tungku pabrik yang hingga saat ini belum terselesaikan.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!